OUR NETWORK

Hairstylist Butuh 13 Jam untuk Transformasi Rambut Remaja yang Mengalami Depresi Ini

Hairstylist Butuh 13 Jam untuk Transformasi Rambut Remaja yang Mengalami Depresi Ini
Foto: desertprincessdoha.com

Depresi bukanlah penyakit ringan. Saat seseorang mengalami depresi, ia bisa berhenti peduli pada dirinya sendiri. Hal ini terjadi pada seorang gadis di Waterloo, Iowa. Gadis ini mengalami depresi sampai ke tahap merasa tidak berharga dan tidak memiliki energi untuk melakukan apapun. Ia bahkan tidak sanggup menyisir rambutnya hingga menjadi super berantakan.

Baca juga: Ini Alasan Kesehatan Mental Bisa Pengaruhi Masalah Pencernaanmu

Gadis berusia 16 tahun dari Capri College ini awalnya datang ke sebuah salon untuk mencukur habis rambutnya karena akan ada pemotretan tahun ajaran baru. Kayley Olsson, sang hairstylist, begitu patah hati saat melihat kondisi rambut sang gadis remaja. Ladies bisa cek di unggahan Facebook di bawah ini untuk menyaksikan betapa berantakannya rambut sang gadis, dan betapa beratnya depresi yang harus dilawannya.

Olsson yang mendengar sekilas curahan hati sang gadis kemudian memutuskan untuk berbuat sesuatu untuk gadis tersebut. Jadi, alih-alih mencukur habis rambut sang gadis, Olsson memutuskan untuk memperbaiki rambut sang gadis. Keputusannya tini tidaklah mudah karena Olsson membutuhkan waktu berjam-jam untuk memperbaiki rambut sang gadis yang sangat kusut sebelum akhirnya menata rambutnya. Sang gadis dilaporkan terus-menerus menangis selama Olsson menata rambutnya. Menurut Olsson, pengalamannya di tahun 2017 tersebut adalah salah satu pengalaman tersulit di dalam kariernya sebagai penata rambut.

Dalam unggahan Facebook tersebut Olsson menekankan bahwa kesehatan mental adalah hal penting harus diperhatikan para orang tua.

Jangan sampai orang tua memaksakan kehendaknya pada sang anak ke titik ketidaksanggupan mereka. Seorang anak pun tidak layak untuk merasa tidak berharga sampai-sampai tidak memiliki keinginan untuk menyisir rambut mereka.

Olsson akhirnya berhasil membuat sang gadis tersenyum kembali setelah bekerja keras selama… 13 jam! Namun kerja kerasnya ini dicicil selama dua hari kok, Ladies. Di hari pertama, Olsson membutuhkan waktu 8 jam untuk merapikan rambut sang gadis, dan di hari kedua, Olsson membutuhkan waktu 5 jam untuk menata rambutnya hingga terlihat sangat memukau! Usaha Olsson tidak sia-sia karena sang gadis menyampaikan satu hal yang sangat membahagiakannya.

Baca juga: Bekerja dari Rumah? Jaga Kesehatan Tubuh dan Mental dengan Tips Ini

Menurut Olsson dalam unggahannya, Her last words to me was ‘I will actually smile for my schools pictures today, you made me feel like me again.Duhhh, menghangatkan hati banget yaaaaa ucapan sang gadis muda ini Ladies. :’)

Para pengguna Facebook lain pun memuji tindakan Olsson. Mereka percaya bahwa Olsson sudah menyelamatkan sang gadis dan memberikannya rasa dihargai dan disayangi. Yuk, sebarkan cinta di sekitarmu Ladies agar tidak ada lagi orang yang merasa tidak berharga.☺

 

Sumber: The Epoch Times

Comments