OUR NETWORK

Begini Cara Jaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi

Begini Cara Jaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi
Foto: medicaldaily.com

Perkembangan zaman tampaknya belum mengubah cara pandang kebanyakan masyarakat Indonesia terhadap beberapa hal. Salah satunya, pembahasan terkait organ intim masih menjadi hal yang tabu untuk dibahas. Alhasil edukasi awal seperti persiapan dan perawatan organ intim, khususnya untuk perempuan saat menstruasi pun kurang disosialisasikan.

Pada akhirnya, kebanyakan perempuan melalui masa menstruasinya secara diam-diam dan akhirnya kurang memperhatikan apakah langkah-langkah yang telah dilakukan benar-benar higienis atau tidak. Tak jarang, dengan alasan belum “penuh” atau menghemat, kita mengenakan pembalut yang sama sepanjang hari. Adapula kasus di mana, beberapa perempuan di desa terpencil masih menggunakan pembalut reusable yang tidak higienis selama menstruasi. Padahal, menjaga kesehatan organ intim, apalagi ketika menstruasi sangatlah penting bagi kesehatan perempuan terkait, tidak hanya masa kini tetapi juga di masa depan. Berdasarkan hal itu, berikut ini dilansir dari Health Site, ada beberapa tips yang bisa kamu aplikasikan untuk mengelola kebersihan organ intimmu dengan baik selama masa menstruasi. Simak, yuk!

Begini Cara Jaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi
Foto: istockphoto.com

1. Temukan produk sanitasi yang nyaman

Semakin majunya teknologi dan pengetahuan, kini ada banyak cara untuk menjaga pembalut, tampon, dan menstrual cups terjaga kebersihannya. Kamu bebas memilih cara mana yang menurutmu nyaman bagi tubuhmu. Memang, dengan beragamnya varian produk sanitasi yang ada di tengah masyarakat kini membuat jiwa petualangmu menggelora untuk mencoba segala macam. Hingga mungkin kamu lebih memilih untuk mengenakan produk sanitasi yang berbeda pada kondisi menstruasi yang berbeda. Well, disarankan di tengah petualangan tersebut, kamu akhirnya menemukan alat dan merek yang tepat untukmu, ya Ladies. Karena setiap brand memiliki keunikannya sendiri seperti dirimu. Oleh karena itu, terus menerus berganti brand dan alat, hanya akan membuat tubuhmu sendiri tidak nyaman. So, pilihlah sesuai kenyamananmu. Lalu, jika kamu memilih untuk menggunakan tampon, ada satu hal penting yang perlu kamu ingat. Pilihlah tampon yang memilih tingkat serapan terendah untuk aliran menstruasimu.

Baca juga: Cara Membersihkan dan Menyimpan Menstrual Cup dengan Benar

2. Ganti secara rutin

Darah menstruasi, begitu keluar dari tubuh, ia akan segera terkontaminasi dengan organisme bawaan tubuh. Selain itu, perputaran udara yang terhambat ditambah keringat yang keluar dari tubuh, membuat area di sekitar alat kelaminmu lembap. Kondisi yang lembab mendukung organisme tersebut berkembang biak hingga berpotensi meningkatkan risiko tubuh mengalami infeksi saluran kemih, infeksi vagina, dan ruam kulit. Oleh karena itu, meskipun darah yang keluar sedikit, penting untuk tetap mengganti pembalut, tampon, atau menstrual pad-mu secara rutin.

Adapun, standarnya, pembalut diganti setiap enam jam sekali, sementara untuk kamu yang sedang mengalami heavy menstruation, ganti pembalut setiap tiga atau empat jam sekali. Untuk kamu pengguna tampon, ganti setiap dua jam sekali. Sesuaikan pergantian ini dengan kebutuhanmu, di mana, ketika arus tengah deras, gantilah lebih sering, sementara ketika lebih sedikit darah yang keluar, jarak waktu pergantian bisa lebih panjang. Namun, tidak sampai sepanjang hari, ya Ladies. Tetap perlu diganti secara berkala agar terhindar dari infeksi pada organ intim.

Begini Cara Jaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi
Foto: timesofindia.indiatimes.com

3. Bersihkan organ intim secara rutin

Ketika menstruasi, darah keluar dari ruang kecil di antara labia atau crust di sekitar pintu masuk vagina. Hal ini berarti tidak semua darah ditampung pembalut, ada darah yang tertinggal di pintu masuk ini. Bila tidak dibersihkan dengan baik, bau yang tidak sedap akan muncul dari area tersebut. So, penting untuk membersihkan vagina dan labia terlebih dahulu setiap akan mengganti pembalut lamamu dengan yang baru.

Baca juga: Cara Membersihkan Vagina dan Vulva yang Benar Menurut Para Ahli

4. Hindari penggunaan sabun atau produk vaginal hygiene

Vagina memiliki metodenya dalam membersihkan dirinya. Metode yang tetap menjaga keseimbangan antara bakteri baik dan buruk. Bila kamu membersihkan vagina dengan menggunakan sabun, ia tidak hanya membersihkan bakteri buruk, tetapi juga yang baik. Akibatnya, vaginamu akan rentan terkena infeksi. Alih-alih menggunakan sabun, bersihkan area intimmu itu dengan air hangat secara rutin. Kamu bisa menggunakan sabun pada bagian luar, tapi tidak bagian dalam vagina atau vulvamu.

5. Terapkan teknik pembersihan yang benar

Lakukan rutinitas ini dengan menerapkan gerakan pembersihan dari vagina ke anus. Jangan sampai melakukan gerakan yang sebaliknya, karena dapat menyebabkan bakteri dari anus masuk ke dalam vagina dan lubang uretra. Hal ini akan menyebabkan infeksi pada vaginamu.

Begini Cara Jaga Kebersihan Organ Intim Saat Menstruasi
Foto: practo.com

6. Buang produk sanitasi dengan benar

Tidak hanya organ intimmu, tapi kamu juga perlu menjaga lingkungan sekitar tubuhmu, termasuk membuang produk sanitarimu dengan benar. Jika tidak, ia akan menyebarkan infeksi yang tentu saja akan berbahaya pada tubuhmu. Bersihkan dan kemas dengan baik produk sanitari yang telah kamu gunakan. Pastikan baru dan infeksi telah terbungkus dengan baik. Sangat tidak disarankan untuk membuang pembalut bekasmu di toilet, ya, karena dapat menyebabkan penyumbatan. Lalu, tentu saja tidak boleh terlewat ialah mencuci tangan hingga bersih setelah kamu bersentuhan dengan pembalutmu ketika membuangnya.

7. Gunakan satu produk sanitasi pada sekali pemakaian

Untuk berjaga-jaga beberapa perempuan menggunakan dua produk sanitasi dalam satu waktu, misalnya tampon sekaligus pembalut. Sekilas tampak aman, namun sebenarnya tidak, Ladies. Kedua produk yang berfungsi untuk menyerap darah ini dapat membuatmu tidak sadar, kapan kamu perlu mengganti kedua produk yang telah digunakan ini dengan yang baru. Selain itu, penggunaan kedua produk sanitasi sekaligus juga dapat memberikan ketidaknyamanan dan kelembaban yang lebih tinggi daripada penggunaan satu produk sanitasi. Pada akhirnya, kedua hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan ruam pada organ intimmu, Ladies. So, lebih baik dihindari, ya.

8. Rutin mandi

Mandi tidak hanya perihal membersihkan tubuhmu, tetapi ini adalah saat yang tepat untuk membersihkan organ intimmu secara menyeluruh dengan benar. Hal ini juga dapat membantumu meredakan kram yang muncul saat menstruasi, sakit punggung, dan meningkatkan mood-mu pastinya. Caranya, dengan berdiri di bawah pancuran air hangat yang ditujukan ke punggung atau perutmu, sedikit demi sedikit rasa sakit itu akan menghilang.

Tidak hanya salah satu, lakukan seluruh poin pada ulasan di atas ketika kamu tengah menjalani masa menstruasi. Lalu, jaga kebersihan organ intimmu saat beraktivitas di luar rumah juga, ya Ladies. Selalu bawa pembalut atau tampon cadangan, hand sanitizer, clean pouch atau kantong kertas bersih, dan tisu saat bepergian. Dengan mengaplikasikan tips-tips ini secara rutin, risiko infeksi pada organ intimmu akan terhindar sekaligus tentunya memberikan kenyamanan ekstra pada tubuhmu selama masa menstruasi.

 

Sumber: Health Site

Comments

Loading...