OUR NETWORK

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli
Foto: babyinfo.com

Work from home atau disingkat menjadi WFH menjadi istilah yang sudah tidak asing lagi sekarang ini. Istilah tersebut mengacu pada pengertian kerja dari rumah, tentunya dengan tetap menyelesaikan target dan tanggung jawab pekerjaan. Banyak perusahaan di dunia, termasuk Indonesia menerapkan sistem WFH, terutama dalam pencegahan penyebaran virus corona. Tapi tentu saja, bekerja dari rumah bukan tanpa halangan. Banyak sekali hal-hal yang akan membuat diri jadi tidak produktif.

Apalagi sistem kerja dari rumah ini belum tentu kapan berakhirnya, bisa lebih cepat atau lebih lambat. Nah, supaya tetap bisa produktif dan termotivasi, berikut ini ada beberapa tips yang diberikan para ahli dalam bidangnya.

Ganti Baju Tidurmu

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli
Foto: abcnews.go.com 

Mungkin sesekali baju tidur yang dipakai membuat pekerjaan lebih terasa mudah dan nyaman. Namun jika setiap hari diteruskan, malas-malasan tidak bisa dicegah nantinya. Maka dari itulah, Marcey Rader, M.ED, seorang pembicara dan pelatih produktivitas kerja menyarankan kita semua untuk mengganti baju tidur dengan lainnya.

Ini akan memberikan sinyal kepada otak, bahwa sudah waktunya untuk bekerja. Meski kamu ganti hanya dengan baju santai lainnya. Marcey Rader menyebutkan akan susah berkonsentrasi saat kita mengenakan piyama, karena selama ini baju tersebut identik dengan istirahat.

Tentukan Sendiri Waktu Kerja

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli
Foto: whizdom.com

Bahkan jika jam kerja sudah ditentukan dari kantor, pastikan untuk membuat aturan sendiri yang lebih ketat. Misalnya kapan bangun dan jam tidurnya. Sue West seorang professional organizer dan ADHD coach menyarankan untuk mengatur jam-jam secara lebih jelas. Senada dengan West, Lucas D. Saiter, MHC-LP seorang psikoterapis berbasis di Manhattan juga setuju untuk menentukan batasan waktu, kapan mulai dan kapan selesai.

Ciptakan Ruang Kerja Pribadi

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli
Foto: privy.id 

Ruang kerja juga memengaruhi mood untuk bekerja. Karena menurut Rachel Ann Dine, L.PC., salah satu konselor di Humanitas Konseling yang berbasis di Virginia otak manusia membagi-bagi ruangan berdasarkan fungsinya. Misalnya saja dapur untuk memasak, kamar mandi untuk mandi, tempat tidur untuk tidur dan lain-lain.

Maka dari itulah, ciptakan ruangan tersendiri untuk bekerja di rumah. Tidak perlu sama seperti di kantor, setidaknya membuat otak siap untuk beraktivitas yang menyelesaikan berbagai tugas. Supaya makin terasa sebagai tempat kerja, lengkapi dengan beberapa aksesoris ruangan seperti di kantor.

Memprioritaskan To Do List

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli
Foto: medium.com

Hal lainnya yang perlu untuk dilakukan adalah membuat to do list. Jika sudah membuat daftar-daftar apa saja yang perlu dikerjakan, lakukan sesuai dengan prioritas yang sudah kamu tentukan sendiri. Ini merupakan saran dari Melissa Wolak, CCC-SLP, seorang pelatih yang bekerja sama dengan profesional untuk meningkatkan pengaturan waktu dan produktivitas.

Baca juga: Apa Sih Manfaat To-Do List?

Kerjakan Pekerjaan Rumah Jika Sudah Luang

Tips Tetap Produktif dan Termotivasi Meski Kerja di Rumah Menurut Para Ahli
Foto: care.com

Bekerja di rumah bukan berarti kamu memiliki waktu yang banyak untuk melakukan berbagai pekerjaan rumah. Diskusikan hal ini dengan pasangan, saling membagi tugas juga merupakan hal bagus. Pisahkan antara pekerjaan utama dengan pekerjaan rumah, ini juga akan membuat waktumu lebih efisien dalam menyelesaikan berbagai tanggungan.

Selain hal-hal di atas, kamu juga perlu untuk istirahat dengan teratur, jangan lupa untuk olahraga di sela-sela kerja untuk meregangkan otot ya, Ladies. Semoga tips di atas membantumu tetap produktif dan termotivasi untuk kerja.

 

 

Sumber: Prevention, Qwords, humanitascounseling-consulting

Comments

Loading...