OUR NETWORK

3 Tanda Kamu Terjebak dalam Toxic Relationship dan Cara Mengatasinya

3 Tanda Kamu Terjebak dalam Toxic Relationship dan Cara mengatasinya
Foto: unsplash.com

Setiap hubungan, entah itu persahabatan, platonik, romantis, pasti mengalami masa-masa sulit. Entah hanya sekali atau lebih, Ladies pasti pernah bertentangan dengan sahabat, partner, ataupun kolega. Toxic relationship yang sering kita tahu adalah adegan-adegan sinetron seperti memaki, berteriak, dan melempar barang-barang. Tapi bagaimana sih sebenarnya tanda-tanda ketika kita terjebak dalam toxic relationship? Karena tidak semua pertengkaran berakhir dengan kamu berhenti berhubungan dengan mereka ya. Dan nggak semua orang yang sebenarnya berada dalam toxic relationship menyadari bahwa hubungan mereka itu sudah tidak sehat. Yuk, Ladies simak tanda-tanda berikut!

Baca juga: 9 Tanda Kamu Berada dalam Toxic Relationship

1. “Hanya kamu yang aku punya.”

Di situasi ini, digambarkan teman atau pasanganmu mengatakan “hanya kamu yang aku punya.” Biasanya setelah kalian berselisih paham atau karena kamu tidak melakukan yang dia mau. Temanmu sengaja membuatmu merasa bahwa masalah ini dikarenakan kesalahan dirimu. Pada situasi yang lebih serius, mereka bahkan mengancam akan bunuh diri jika kamu meninggalkan mereka atau putus hubungan. Tindakan ini tentunya sangat manipulatif. Mereka merasa dengan mengatakan begitu, semuanya akan baik-baik saja dan secara tidak langsung mereka meminta maaf. Ketika kamu belum mampu memaafkan, mereka justru mengancam dengan cara membuatmu merasa bersalah. That’s just wrong. Mau sampai kapan kamu terjebak dalam tipu daya seperti ini?

2. Membuatmu Merasa Bersalah

Ketika lawan bicaramu mengancam untuk mempermalukan dan memeras dirimu, ini pertanda besar bahwa kamu berada di toxic relationship. Mereka akan menyalahkanmu dan mengatakan kamu tidak berlaku adil dan sering berkata, “Kenapa kamu melakukan ini kepadaku?”

3. Meledak Tiba-tiba

Ketakutan terkadang adalah kekuatan. Dengan meledak dan berlaku kasar, mereka berusaha membuatmu tetap berhubungan dengan mereka lewat rasa takut yang mereka timbulkan. Situasi ini bahkan bisa berupa kekerasan domestik dan pelecehan seksual yang bisa dipidanakan.

Baca juga: 6 perilaku Beracun yang Akan Menjauhkan Orang-orang Darimu

Jadi, seperti itu tanda-tanda yang mesti ladies perhatikan untuk menentukan apakah kalian dalam toxic relationship atau tidak. Sekarang apa yang dilakukan jika hal tersebut terjadi? Kalian punya tiga cara nih, Ladies.

1. Cari Dukungan

Ketika kamu sudah memutuskan untuk keluar dari suatu hubungan, teman dan keluargamu dapat menjadi faktor kunci dalam transisi dari hubungan buruk tadi. Dukungan dari mereka akan menghilangkan perasaan bahwa kamu akan sendirian setelah hubungan tersebut berakhir dan kamu bisa melanjutkan hidupmu lagi.

2. Tuliskan dengan Formula 4:1

Kadang untuk berpikir rasional kita perlu menuliskan apa yang tengah terjadi. Ketika kamu kebingungan apakah seseorang berpengaruh baik dalam hidupmu, buatlah analisa informal untung dan rugi kehadiran mereka. Jika kebaikan mereka tidak memiliki perbandinan empat kebaikan di setiap satu keburukan mereka, sudah saatnya kamu pergi dari hubungan tersebut. Bukannya perhitungan terhadap teman sendiri, tapi bukankah teman yang tidak baik juga bisa memengaruhimu menjadi tidak baik juga?

3. Pikirkan Kehidupan yang Kamu Inginkan

Jika kamu khawatir dengan perasaan hampa ketika ditinggalkan orang yang berpengaruh buruk tersebut, Ladies harus ingat ini… Waktu itu terbatas. Hidup kita terbatas. Dan dibanding menghabiskan waktu dengan orang-orang yang membuat hidupmu menyedihkan, sebaiknya kamu pindah deh demi kehidupanmu yang lebih baik. Love yourself!

Ladies pernah nggak berada dalam suatu hubungan yang justru menyiksa batin?

 

Sumber: Brit + Co

Comments

Loading...