OUR NETWORK
From Korea With Love Concert

Alasan Kamu Harus Coba Tren Rambut Terbaru, Hair Cycling!

Ada tren baru lagi nih yang muncul di TikTok bernama hair cycling. Katanya tren ini bisa menyelesaikan banyak masalah rambut lho. Seperti apa sih hair cycling dan cara melakukan perawatan satu ini untuk rambut kamu? Cek ringkasannya di bawah ini!

Pengertian hair cycling

Secara umum, hair cycling yakni menggunakan berbagai alternatif produk yang berbeda untuk hair care kamu. Menurut Helen Reavey, pendiri dari Act+Acre, hair cycling mirip dengan skin cycling. Terdapat ‘rest days’ atau hari istirahat di mana produk dibiarkan menyerap dan rambut memperbaiki dirinya sendiri.

Intinya adalah agar rambut tidak terpapar shampoo yang terlalu keras seperti clarifying shampoo terus menerus. Jadi, ada waktu istirahat nih untuk rambut dari paparan berbagai produk. Cara ini juga membuat kamu dapat mengatasi berbagai masalah rambut yang terjadi secara bersamaan seperti kering, ketombe, atau rambut lepek. 

Manfaat hair cycling

Alasan Kamu Harus Coba Tren Rambut Terbaru, Hair Cycling!
Foto: pexels

Hair cycling cocok untuk kamu yang ingin meningkatkan kesehatan kulit kepala. Selain membuat hair care kamu lebih simpel, juga menurunkan potensi inflamasi. Kulit kepala juga mengalami penuaan lebih cepat dibanding tempat lain. Karena itu kamu perlu melakukan perawatan untuk kulit kepala kamu. Eksfoliasi berlebihan juga dapat berdampak buruk untuk kesehatan kulit kepala kamu. 

Baca juga: Mengenal Microdosing: Cara Penggunaan Skincare yang Mencegah Iritasi sekaligus Menghemat Budget 

Cara melakukan hair cycling

Rutinitasnya dapat berbeda untuk tiap orang. Tapi secara umum hair cycling sebagai berikut:

1. Siklus pertama

Pertama gunakan produk gentle clarifying atau detoxifying shampoo untuk keramas pertama. Jangan gunakan scrub untuk kepala di keramas pertama ini. Untuk keramas kedua, gunakan double cleansing shampoo yang bebas sulfat untuk menghilangkan sisa-sisa produk di kulit kepala. Gunakan juga kondisioner yang tinggi moisturizer. Langkah terakhir yakni dengan menggunakan produk dengan bahan aktif seperti stem cell serum dan juga moisturizer berupa hair oil.

2. Siklus kedua

Siklus pertama berfokus pada detoksifikasi rambut. Siklus kedua dimulai tidak dengan detoxifying shampoo, tapi langsung ke double cleansing shampoo. Alasannya karena terlalu banyak shampoo detoks dapat merusak kulit kepala. Disarankan juga menggunakan shampoo yang mengandung moisturizer. Selanjutnya diikuti dengan masker rambut yang melembapkan. Lebih bagus lagi jika di dalam masker rambut tersebut mengandung vitamin, protein, asam lemak, dan antioksidan yang dapat melindungi rambut. Langkah terakhir yakni dengan menggunakan kondisioner tanpa perlu bilas untuk menguatkan rambut.

Rutinitasnya dapat bervariasi tergantung dari seberapa sering kamu keramas, tipe rambut, dan goal untuk rambut kamu, Ladies. Jadi, perhatikan faktor tadi ya sebelum melakukan hair cycling!

 

Sumber: Pop Sugar

Must Read

Related Articles