OUR NETWORK

Starbucks Menjajal Toko Tanpa Kasir

WEIFANG, SHANDONG PROVINCE, CHINA - 2016/08/31: Paper cup in a Starbucks coffee shop. During the third quarter 2016, Starbucks China had $768.2 million in sales, a growth of 17% compared to the prior period. (Photo by Zhang Peng/LightRocket via Getty Images)

Anak muda yang gaul nan kekinian pastinya tau dong dengan Starbucks, coffee shop yang sudah malang melintang dalam dunia perkopian. Gerai mereka terdapat di mana-mana dengan variasi kopi dan pastry yang beragam. Baru-baru ini beredar kabar jika Starbucks bakal membuka toko tanpa kasir.

Dengan perkembangan tekhnologi yang saat ini bisa dibilang hingar bingar, bukan jadi hal yang mengherankan jika gerai ini memutuskan untuk membuat toko dengan model semacam itu. Dan rencananya, opening toko tanpa kasir milik Starbucks ini bakal dilakukan minggu depan di Seattle.

Alasan lainnya kenapa hal ini perlu dilakukan adalah untuk memberikan service atau pelayanan yang maksimal kepada para pelanggan. Bagaimana tidak? Saat jam-jam banyak pengunjung, mereka terkadang terpaksa mengantri hanya untuk mendapatkan segelas kopi. Pelanggan kan raja, ya? Eh, tamu apa pelanggan ya yang raja? Hahaha…

Oleh sebab itulah, Starbucks akan menguji coba membuka toko tanpa kasir dengan sistem pembayaran lewat mobile.

Starbuck Seattle memiliki dua kafe utama yang memiliki karyawan dengan jumlah mencapai 5.000 orang. Dengan menerapkan toko tanpa kasir ini, Starbucks berharap bisa memberikan yang terbaik untuk pelanggan yang memesan lewat mobile order.

Pesanan lewat mobile akan dikirimkan ke toko baru yang memiliki jendela yang lebar dimana para customer bisa melihat proses pembuatan pesanannya. Pada musim gugur ini, Starbucks akan merombak sebuah kafe miliknya menjadi tanpa kasir, toko pertama yang akan dijadikan gerai serupa. Dan toko tersebut terbuka untuk umum, sebuah toko lainnya akan segera menyusul dan dibuka di Chicago.

Sumber: Fortune

 

Comments