OUR NETWORK

Setelah 11 Tahun, Ayah Britney Spears Diberhentikan Sebagai Konservator

Setelah 11 Tahun, Ayah Britney Spears Diberhentikan Sebagai Konservator
Foto: famesyn.com

Setelah 11 tahun, ayah Britney Spears, Jamie tidak akan lagi menjadi konservator sang diva. Berita itu muncul setelah adanya laporan yang diajukan oleh mantan Spears, Kevin Federline yang menuduh Jamie secara fisik telah menyakiti putra pasangan tersebut yang berusia 13 tahun, Sean Preston. Menurut banyak laporan, kekerasan yang dilakukan Jamie Spears pada Sean Preston membuat Britney Spears terguncang hebat. Buntut dari kekerasan itu membuat Britney Spears menuntut pemberhentian Jamie sebagai konsevatornya. Seorang pengacara Federline mengkonfirmasi bahwa memang telah terjadi sebuah insiden pada malam 24 Agustus yang menyebabkan kliennya mengajukan laporan polisi.

Baca juga: Penetapan Hukuman Felicity Huffman atas Keterlibatannya dalam Skandal Suap Penerimaan Mahasiswa

Jamie telah bertindak sebagai konservator Spears sejak 2008, bersama dengan pengacara Andrew Wallet. Sang ayah telah menjadi pengawas kekayaan dan keuangan Britney Spears selama lebih dari 11 tahun. Pada bulan Maret 2019, Wallet mengundurkan diri dan menjadikan Jamie satu-satunya sebagai konservator. Sekarang, Jamie telah mengundurkan diri dan menurut dokumen pengadilan yang dibacakan oleh Billboard bahwa untuk sementara waktu ia mengalihkan tugasnya kepada Jodi Montgomery. Menurut dokumen hukum, Montgomery digambarkan sebagai manajer lama Britney Spears. Kabarnya, Montgomery akan memegang peran sampai Januari 2020.

Conservatorship adalah konsep hukum di Amerika Serikat. Dalam kasus pengadilan, hakim akan menunjuk orang atau organisasi yang bertanggung jawab (conservator) untuk merawat orang dewasa lain (conservatee).

Mereka ditunjuk karena conservatee tidak dapat merawat dirinya sendiri atau mengelola keuangannya sendiri. Conservatorship ini diterapkan setelah Spears mengalami krisis kesehatan mental. Ia bahkan sempat harus dirawat inap di bawah pengawasan psikiatris. Konservatorship awalnya bersifat sementara, tetapi kemudian berlanjut selama dekade terakhir. Sebagai konservator Spears, Jamie mengendalikan keuangan dan urusan pribadi Spears, serta perawatan medisnya. Dia bahkan memiliki keputusan akhir tentang apakah Spears bisa menikah atau tidak.

Pada bulan April tahun 2019, Spears membatalkan residensi Domination di Las Vegas dan melanjutkan cuti kerja tanpa batas waktu. Dia mengatakan bahwa salah satu alasan hiatusnya adalah karena kesehatan sang ayah yang hampir mati setelah mengalami pecah kolon. Tak lama berselang, Spears justru diberitakan telah menjalani perawatan kesehatan pada bulan yang sama. Sebuah laporan menyebutkan bahwa ketakutan kehilangan Jamie berdampak pada kesehatan mental Spears.

Baca juga: Film Biopic Britney Spears di Lifetime Dikritik Fans

Gerakan #FreeBritney yang dipelopori oleh podcast Britney’s Gram mengklaim bahwa Jamie memiliki terlalu banyak kendali atas kehidupan Spears. Namun, Spears tampaknya membantah teori konspirasi semacam itu di Instagram-nya dan mengatakan dalam sebuah video bahwa “semuanya baik-baik saja”. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya butuh waktu istirahat untuk fokus pada keluarga.

Pada bulan Mei 2019, Spears dilaporkan mengajukan petisi kepada hakim yang mengawasi konservatorinya sehingga ia dapat memiliki lebih banyak kekuatan pengambilan keputusan atas hidupnya. Sayangnya, permintaan itu dilaporkan ditolak oleh hakim yang memerintahkan evaluasi ahli tentang konservatori. Menurut The New York Times, sidang pengadilan kedua persoalan konservatori dijadwalkan pada bulan September ini.

Duh, semoga cepat selesai masalahnya ya mbak Britney. Lekas kembali dan berkarya lagi.

Sumber: refinery29

Comments

Loading...