OUR NETWORK

Kecelakaan Overdosis Obat, Rapper Muda, Chynna Rogers Meninggal di Usia 25 Tahun

Kecelakaan Overdosis Obat, Rapper Muda, Chynna Rogers Meninggal di Usia 25 Tahun
Foto: urbandislandz.com

Model yang merintis karir menjadi rapper muda, Chynna Rogers, dikabarkan telah meninggal dunia Rabu (8/4) lalu di kota asalnya, Philadelphia, di usia 25 tahun. Juru bicara dari Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia, James Garrow, menyatakan, penyebab Rogers meninggal ialah kecelakaan overdosis obat.

Sebelumnya, pelantun lagu “Selfie” dan “Glen Coco” ini, dilansir dari majalah Pitchfork, mengaku selalu memiliki tujuan dalam karir bermusiknya. Dalam wawancaranya bersama majalah tersebut, Roger secara terbuka sharing mengenai karir musiknya.

Pada bulan Desember, ia merilis EP berjudul in case I die first dan memulai tur Eropa bertajuk sama. Pada setiap lagu di dalamnya, Roger memuat mengenai keraguan atas dirinya sendiri. Berbagai keraguan itu disebabkan oleh mantan kekasih dan teman-teman yang memicu kesedihannya. Lalu membawanya pada keputusan untuk membunuh perilaku buruknya sebelum mereka membunuhnya.

Kecelakaan Overdosis Obat, Rapper Muda, Chynna Rogers Meninggal di Usia 25 Tahun
Foto: mirror.co.uk

Melalui wawancara dengan Pitchfork, diketahui juga bahwa ia membicarakan perjuangannya melawan kecanduan narkoba dan kematian ibunya. Dengan melakukan musik, ia menolak untuk membiarkan kegilaannya menenggelamkannya.

“Aku tidak ingin menjadi statistik. Aku tidak ingin pergi dari sana dengan ucapan orang-orang yang mengatakan ‘sudah kubilang kan’, atau mengagungkannya [narkoba], karena aku tidak merasa seperti itu,” jelasnya setelah mengumumkan pada 2018 bahwa ia telah opiate-free selama tiga tahun.

Roger juga menyatakan bahwa dirinya belum pantas sukses karena ‘belum melalui banyak hal yang mengerikan’. Baginya, kisah hidup dirinya belum banyak yang berhubungan dengan orang lain. Bukan hanya terkait kecanduan narkoba, melainkan juga berbagai tindakan yang berkaitan dengan situasi yang dihadapinya. Namun, menurutnya, setelah ia melalui berbagai hal, termasuk membebaskan dirinya dari situasi ketergantungan itu, ia mengaku telah memiliki sesuatu yang dapat dibagi kepada masyarakat.

“Sekarang aku merasa sudah melalui cukup banyak hal dan sekarang aku merasa sepertinya aku benar-benar dapat berbicara dengan kalian tentang sesuatu,” ungkapnya.

Namun, kabar buruk yang datang kemudian, membuat orang-orang terdekat beserta tim manajemennya di True Panther tidak lagi bisa mendengar suaranya lagi secara langsung, dan berakhir dengan meratapi kematiannya. Tak hanya itu, banyak artis dan selebritis juga ikut berduka atas kematiannya yang diungkapkan melalui tweet berduka pada akun Twitter-nya masing-masing.

 

Sumber: Huffpost dan NBC

Comments

Loading...