OUR NETWORK
Geomedia - JFK 2022

Desainer Louis Vuitton Meninggal Dunia, Ini Sederet Fakta Menarik Tentang Virgil Abloh

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan kabar bahwa Direktur Artistik Louis Vuitton, Virgil Abloh, meninggal dunia pada 28 November lalu. Desainer yang juga Pendiri sekaligus CEO dari Off-White ini telah mengukir sejarah luar biasa sebagai eksekutif kulit hitam paling berpengaruh di industri fashion. Untuk mengetahuinya lebih dalam, yuk kita simak sederet fakta Abloh yang dilansir dari Bustle berikut ini.

Tertarik pada dunia fashion sejak dini

Lahir pada 30 September 1980 di Rockford, Illinois, Abloh merupakan anak dari orang tuanya yang merupakan imigran asal Ghana. Ketertarikannya pada fashion sudah terlihat sejak dini. “Dari sejak kecil, aku sudah sangat tertarik dengan hip hop dan skateboarding. Semua itulah yang menghasilkan (ketertarikan saya pada) pakaian,” akunya dalam wawancaranya dengan Teen Vogue.

Membuat gebrakan besar di Louis Vuitton

DJ sekaligus teman dekat Kanye West ini memulai karirnya di bidang fashion pada tahun 2009 di Fendi. Berbekal pengalaman dan imajinasinya, Abloh membawa energi kreativitas baru pada perusahaan tersebut. Energi dan kreativitas dalam karyanya inilah yang dilihat oleh CEO Louis Vuitton, Michael Burke, yang kemudian membuahkan awal kerjasamanya dengan perusahaan tersebut. Energi yang sama juga dibawanya untuk mengubah total bahasa visual pakaian pria di Louis Vuitton.

Membuka pintu fashion bagi orang kulit hitam

Pada tahun 2009, ketika orang kulit hitam masih belum diterima di arena PFW, Abloh membuat kejutan dengan menjadi viral. Kala itu, ia berfoto dengan street style bersama teman-temannya, termasuk West dan Fonzworth Bentley. Sepuluh tahun kemudian, mereka membuat foto yang serupa setelah pameran Louis Vuitton rancangan Abloh pada tahun 2018.

Desainer Louis Vuitton Meninggal Dunia, Ini Sederet Fakta Menarik Tentang Virgin Abloh
Sumber: geo.tv

Berkolaborasi dengan Kanye West dan Rapper Jay-Z

Desainer jenius ini pernah bekerjasama dengan Kanye West hingga ditunjuk menjadi Direktur Kreatif di West’s creative agency, Donda. Kemudian, pada tahun 2011 Abloh  ditarik menjadi Direktur Artistik untuk album Watch The Throne, sebuah kolaborasi penting antara Kanye West dan rapper Jay Z. Project tersebut membawa Abloh menjadi salah satu nominasi Grammy untuk Best Recording Package.

Merilis brand pertama, Pyrex Vision

Pada tahun 2012, desainer sekaligus DJ ini merilis brand pertamanya, Pyrex Vision. Berpusat di New York, label streetwear ini terinspirasi dari gaya 90-an. Di antaranya terdapat ciri khas kemeja flannel sablon dan logo-heavy branding.

Mendirikan Off-White

Abloh kemudian menutup Pyrex Vision, untuk memulai bisnis fashion house miliknya, Off-White, pada tahun 2013. Berpusat di Milan, label ini dikenal dengan penggunaan kutipan yang unik diapit dua tanda petik dan menabrak batas desain. Contohnya, knee-high boots dengan cetakan “for walking” pada sepatunya.

Gudang kolaborasi

Off-White milik Abloh ini juga sangat digemari, hingga banyak pihak berminat berkolaborasi dengannya.  Pada 2017, ia berkolaborasi dengan Nike untuk menciptakan sneaker unik bernama The Ten. Kolaborasi juga dilakukan dengan Ikea untuk menciptakan lini perlengkapan lifestyle, termasuk karpet dengan corak tanda terima toko.

Desainer Louis Vuitton Meninggal Dunia, Ini Sederet Fakta Menarik Tentang Virgin Abloh
Sumber: socialtelecast.com

Mencetak sejarah sebagai salah satu kulit hitam yang memimpin di dunia fashion

Pada tahun 2018, Abloh ditunjuk sebagai Direktur Artistik pakaian pria di Louis Vuitton. Hal ini membuat ia menjadi satu dari segelintir orang kulit hitam yang pernah memimpin fashion house Paris. Sebagaimana telah dilakukan oleh Olivier Rousteing di Balmain dan Ozwald Boateng di memimpin kategori pakaian pria di Givenchy.

Digemari para selebriti

Menjadi favorit para selebriti, desain Abloh digunakan di mana-mana, mulai dari di atas red carpet hingga acara pernikahan. Hailey Bieber salah satunya, ia meminta desainer jenius tersebut untuk merancang gaun pernikahannya pada tahun 2019. Gaun unik yang hanya ada satu di dunia, berhiaskan sederet kata-kata dalam dua tanda petik: “Till Death Do Us Part”.

Berkolaborasi dengan Selena Williams

Selena Williams merupakan salah satu pendukung besar Abloh. Hal ini dibuktikannya dengan mengenakan rancangannya ketika ia menghadiri Met Gala tahun 2019, dan di lapangan pada kejuaraan French Open di tahun yang sama. Keduanya bahkan berkolaborasi dalam Selena Williams x Virgil Abloh x Nike collaboration tahun 2018.

Meninggal karena menderita kanker langka

Virgil Abloh meninggal di usia 41 tahun setelah menderita angiosarcoma jantung, sebuah kanker langka dan agresif. Ia pergi meninggalkan istrinya, Shannon, dan kedua anaknya Lowe serta Grey. Adik perempuannya, Edwina, dan orang tuanya Nee dan Eunice, pun harus kehilangan beserta sejumlah teman-temannya, para penggemar, dan pendukung di seluruh dunia merasa sangat kehilangannya. Selamat jalan, Virgil Abloh.

 

Sumber: Bustle

Must Read

Related Articles