OUR NETWORK

Profil dan Fakta Menarik Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi

Profile dan Fakta Menarik Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi
Foto: Patrick Prather/Miss Universe

Zozibini Tunzi memenangkan ajang kecantikan dunia, Miss Universe 2019 pada Minggu (8/12) kemarin. Miss Afrika Selatan 2019 ini sebelumnya masuk ke dalam 3 besar bersama Madison Anderson dari Puerto Rico dan Sofía Aragón dari Mexico. Untuk berkenalan lebih jauh dengan sang ratu sejagat, berikut merupakan profile dan fakta menarik Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi.

Satu dari empat bersaudara

Zozibini Tunzi lahir pada 18 September 1993 di Tsolo, Cape Timur, Afrika Selatan. Kedua orang tuanya, Philiswa Nadapu dan Lungisa Tunzi lantas membesarkan Zozibini di sebuah desa dekat dengan Sidwadweni. Ibunya merupakan kepala sekolah di Cape Timur sedangkan sang ayah bekerja di Department of Higher Education and Training di Pretoria. Selain itu, model berusia 26 tahun ini pun merupakan satu dari empat bersaudara.

Salah satu fakta menarik Miss Universe 2019, Zozibini pernah bercanda ia mengikuti ajang pentas kecantikan demi membuktikan diri paling cantik di antara 3 saudara lain. Pada saat babak kostum nasional, Liesl Laurie yang merupakan juri regional untuk 2019 Miss SA menyebut selera humor Zozibini merupakan salah satu faktor menarik dari dirinya.

Memiliki banyak gelar pendidikan

Selain cantik, Zozibini pun rupanya pintar luar biasa. Beranjak dewasa, ia pun lantas pindah ke Cape Town, tepatnya di Gardens untuk mengenyam pendidikan di Cape Peninsula University of Technology. Ia pun akhirnya lulus di tahun 2018 di jurusan public relations and image management.

Sedangkan di tahun 2019 ini, saat ia memenangkan Miss South Africa 2019, Zozbini menyelesaikan pendidikan sebagai Bachelor of Technology di Cape Peninsula University of Technology. Ia juga bekerja sebagai intern untuk public relations department dari Ogilvy Cape Town.

Satu tahun sebelum lulus, Zozibini pun mulai karir sebagai model dan tinggal di London Timur, Timur Cape.

Menjajal dua kali ikut Miss South Africa

“Menyerah” sepertinya tak ada di kamus Zozibini. Fakta menarik Miss Universe 2019 ini mengungkap bahwa ia sudah dua kali mengikuti kontes kecantikan Miss South Africa.

Pertama kali ikut Miss South Africa 2017, Zozibini hanya masuk sebagai semi finalis dan di urutan Top 26. Tahun tersebut Demi-Leigh Nel-Peters yang mengenakan tiara Miss South Africa 2017 dan juga Miss Universe 2017.

Selang dua tahun kemudian, Zozibini kembali ikut ke Miss South Africa 2019. Kali ini ia terpilih sebagai top 35 semi finalis. Pada 11 Juli, ia lantas diumumkan masuk 16 besar.

Ia pun lantas melanjutkan kompetisi di Pretoria pada 9 Agustus 2019. Perjalanan Zozibini pun dimulai dengan masuk ke final, kemudian Top 10, dilanjutkan dengan masuk ke Top 5. Baru kemudian ia dipastikan sebagai pemenang dan mendapatkan tiara dari Miss South Africa 2018, Tamaryn Green, mengalahkan sang runner up Sasha-Lee Olivier.

Selain mendapatkan sederet hadiah setelah digelari sebagai Miss South Africa 2019, yang termasuk dengan uang tunai, mobil, serta apartemen, ia pun mendapat kesempatan maju ke Miss Universe 2019.

Baca juga: Halima Aden: Kontestan Miss Minnesota dan Model yang Mendobrak Semua Stereotip

Percaya bahwa kepemimpinan merupakan yang harus diajarkan pada wanita muda saat ini

Di Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi menjadi sosok yang menonjol. Tak hanya karena ia bersikeras menggunakan tekstur rambut aslinya sebagai dorongan untuk penerimaan diri sendiri atas perbedaan. Ia pun percaya bahwa kepemimpinan merupakan hal penting untuk diajarkan.

Untuk babak final di Miss Universe 2019, Top 3 diberikan pertanyaan yang sama: “Apa hal terpenting yang harus kita ajarkan kepada gadis-gadis muda hari ini?” Jawaban yang ia berikan, membawanya mendapatkan mahkota kehormatan sebagai Miss Universe 2019:

Saya pikir hal terpenting yang harus kita ajarkan kepada gadis-gadis muda hari ini adalah kepemimpinan. Ini adalah sesuatu yang telah lama hilang pada gadis dan wanita muda, bukan karena kita tidak ingin tetapi karena apa yang masyarakat telah label wanita. Saya pikir kita adalah makhluk yang paling kuat di dunia dan bahwa kita harus diberi setiap kesempatan dan itulah yang seharusnya kita ajarkan kepada gadis-gadis muda ini, untuk mengambil ruang, tidak ada yang sama pentingnya dengan mengambil ruang di masyarakat dan menyemen diri sendiri, Terima kasih.

Selamat, Zozibini Tunzi!

Comments

Loading...