OUR NETWORK

Pertanda Anak Menderita Diabetes

Pertanda Anak Menderita Diabetes
Foto: medicalnewstoday.com

Dibandingkan dengan orang dewasa, diabetes pada anak terbilang sulit terdeteksi dan sering disalahpahami. Pasalnya, pada masa pertumbuhan, kelebihan berat badan dianggap sebagai hal yang wajar pada anak-anak. Padahal, beberapa diantaranya bisa jadi telah mengalami diabetes.

Salah satu diabetes yang seringkali dialami anak dan sulit dicegah ialah diabetes mellitus tipe 1. Ahli endoktrin pediatric di Advocate Health Care, Vidhya Viswanathan, mengatakan, tipe ini tidak menghasilkan insulin yang mereka butuhkan untuk mengubah glukosa menjadi energi. Tipe ini biasanya sering menyerang populasi Kaukasia, tapi tidak berarti anak dengan latar belakang ras berbeda tidak akan mengalami diabetes tipe ini.

Baca juga: Apakah Jus Buah dan Sayuran Baik Untuk Kesehatan?

Di samping itu, Ahli Endokrinologi pediatric di Children’s Healthcare of Atlanta, J. Nina Ham, mengatakan, anak-anak juga bisa menderita diabetes tipe 2. Hal ini berkaitan dengan gaya hidup yang dijalani anak tersebut. Anak-anak yang tidak memiliki akses ke makanan yan berkualitas baik atau kelebihan berat badan akan rentan terkena diabetes ini. Ham menambahkan, tidak seperti tipe 1, pasien dengan diabetes tipe 2 masih menghasilkan insulin, namun, tubuh mereka tidak dapat mengaksesnya.

Pertanda Anak Menderita Diabetes
Foto: diabetesdaily.com

“Dengan Tipe 1, kamu tidak memiliki kunci yang membantu tubuh untuk membuka insulin. Sementara, dengan tipe 2, kamu memiliki kunci tersebut, namun tidak cocok dengan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Di luar hal tersebut, hal terpenting ialah mengetahui sejak dini apakah anakmu menderita diabetes atau tidak. Dengan mengetahuinya lebih cepat, penanganannya pun bisa dilakukan lebih cepat. Untuk itu, berikut ini dilansir dari She Knows, terdapat beberapa tanda yang dapat kamu amati pada anakmu, Ladies. Simak, yuk!

Haus Berlebihan dan Mengompol

Viswanathan mengatakan, diabetes tipe 1 dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang kemudian disaring oleh ginjal. Hal ini kemudian berdampak pada seringnya anak membuang air kecil, yang berlanjut pada dehidrasi. Ketika kamu mendapati anak-anakmu yang sudah terbiasa buang air di toilet tiba-tiba sering mengompol di malam hari atau bulak-balik ke toilet dalam frekuensi yang sering, ini bisa jadi salah satu pertandanya, Ladies.

Pertanda Anak Menderita Diabetes
Foto: everydayhealth.com

Mudah Lelah dan Mood Swing

Bila kamu sudah terbiasa mengamati pola makan anak, maka, kamu dapat menyadari tanda ini dengan cepat. Logikanya, asupan makanan yang tepat dapat memberikan energi yang pas sesuai kebutuhan anak. Namun, jika kamu sudah memberikan makanan sesuai dengan porsinya namun tetap menemukan anakmu mudah lelah, bisa jadi ini dikarenakan tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin yang berfungsi untuk mengubah makanan menjadi bentuk energi, dengan kata lain, ia terkena diabetes tipe 1. Selain mudah lelah, Viswanathan juga menambahkan, anak akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

Baca juga: Sering Bad Mood, 5 Penyakit Ini Bisa Menjadi Pemicunya

Bercak Gelap pada Kulit

Ham menyatakan, anak-anak dengan diabetes tipe 2 sangat sulit didiagnosis. Namun, mereka memiliki tanda yang yang serupa, yakni bercak kulit gelap pada bawah lengan atau leher. Ini adalah bentuk resistensi insulin karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkannya.

Pertanda Anak Menderita Diabetes
Foto: verywellhealth.com

Setelah mengetahui bahwa anakmu memiliki beberapa tanda tersebut, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan ialah berkonsultasi dengan dokter ahli. Meski kemudian anakmu dinyatakan positif menderita diabetes, Viswanathan menyarankanmu untuk tidak terlalu panik, pasalnya, diabetes pada anak-anak masih bisa ditangani, Ladies. Bila mereka menderita diabetes tipe 1, hal utama yang perlu dilakukan ialah membuatnya menjalani diet sehat. Perbanyak makan buah, sayur, dan sumber protein. Anak juga dapat mengonsumsi permen atau kue ulang tahun, namun, dalam frekuensi yang jarang.

“Meski kamu perlu berhati-hati dalam memberinya makanan, namun, ia juga masih bisa menjalani kehidupannya dengan agak bebas,” jelasnya.

Di samping makanan, kamu juga perlu membuat anak melakukan terapi insulin setiap selesai makan, caranya dapat dilakukan dengan menusuknya jarinya dengan jarum. Asupan karbohidrat pada anak yang menderita diabetes 1 juga perlu dihitung untuk memperkirakan dosis insulin yang dibutuhkannya setiap setelah makan. Meski membosankan melakukan hal yang diulang-ulang, namun, cara ini perlu dilakukan selama sisa hidup mereka. Di sisi lain, Ham menambahkan, berbeda dengan tipe 1, mereka yang menderita diabetes tipe 2 perlu diambil insulinnya dan mengonsumsi obat yang dapat menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

 

Sumber: She Knows

Comments

Loading...