OUR NETWORK

Jenis Luka yang Bisa Meninggalkan Bekas

Jenis Luka yang Bisa Meninggalkan Bekas

Tanpa Ladies sadari, banyak kegiatan dalam keseharian kita yang berpotensi menimbulkan cedera. Misalnya, saat memasak. Salah-salah, jarimu bisa kena iris pisau yang tajam atau terciprat minyak panas. Saat mengalami cedera dan menimbulkan luka, hal pertama yang Ladies lakukan tentunya untuk mengurangi rasa sakitnya. Selanjutnya, Ladies pasti cemas kalau lukanya akan meninggalkan bekas luka.

Sebelum membahas lebih jauh tentang bekas luka, ketahui dulu yuk, jenis-jenis luka yang bisa meninggalkan bekas luka di kulit Ladies.

Luka insisi

Luka insisi disebabkan teriris oleh instrumen yang tajam dibuat dengan sengaja seperti pisau bedah. Misalnya bekas luka dari operasi cesar. Seperti yang Ladies mungkin sudah ketahui, operasi cesar meninggalkan bekas bedah yang cukup dalam. Setelah luka ditutup dengan dijahit pun, bekas luka membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih. Apalagi untuk kembali mulus seperti semula.

Luka tusuk

Luka ini disebabkan oleh benda tajam yang memasuki kulit dan jaringan di bawahnya. Ladies yang sering main di dapur pasti pernah nih mengalami luka terpotong pisau. Yep, terpotong pisau itu termasuk luka tusuk loh. Jika kamu mengalaminya, jangan panik, Ladies. Letakkan pisau di tempat yang aman, setelah itu bersihkan luka kamu. Setelah darahnya berhenti, kamu bisa menggunakan perban atau plester untuk menutup lukanya.

Jenis Luka yang Bisa Meninggalkan Bekas
Foto: dermatix.co.id

Luka gores

Luka gores terjadi jika kulit tersobek secara kasar oleh benda tajam seperti kaca atau kawat, tentunya secara tidak sengaja. Hmmm mungkin ini sebabnya ibu kita heboh banget kalau ada gelas atau piring yang pecah di rumah ya, Ladies. Hihihi. Untuk menangani luka ini, selagi dibersihkan, pastikan tidak ada objek asing yang tertinggal di kulitmu, Ladies. Jika ragu, segera ke dokter atau puskesmas terdekat.

Jenis Luka yang Bisa Meninggalkan Bekas
Foto: alodokter.com

Luka bakar

Luka bakar bisa dibilang luka yang paling ditakutin. Selain ditimbulkan oleh kontak langsung dengan api atau objek panas, cairan atau uap panas juga bisa menjadi luka bakar berupa lepuhan, Ladies. Untuk Ladies yang aktif banget di dapur, pasti udah paham banget yah. Kalau nggak hati-hati, di dapur kamu bisa terkena api langsung, atau cipratan minyak panas. Selain itu luka terkena knalpot motor juga jadi yang paling ditakutkan nih, Ladies. Dan bekas lukanya itu sangat jelas dan cukup lama hilang.

Luka gigitan

Namanya juga hewan peliharaan. Walaupun jinak, ada kalanya mereka menggigit atau mencakar. Tahukah kamu, risiko utama dalam gigitan hewan peliharaan adalah infeksi yang mungkin timbul, Ladies. Jadi, kalau kamu yakin hewan peliharaanmu tidak berbahaya karena sudah divaksin, kamu tetap memerlukan penanganan serius. FYI, infeksi dari gigitan kucing itu 5 kali lebih parah dari gigitan anjing loh. Apalagi luka tusukan dari cakarnya. Biasanya luka dari cakaran kucing diobati dengan cara yang sama dengan luka gigitan karena sama-sama terkontaminasi air liurnya. Setelah lukanya ditangani, baru deh kamu bisa fokus ke proses penyembuhan luka dan bekas lukanya.

Namun, nggak harus ribet karena sekarang sudah ada produk seperti Dermatix Ultra yang bisa membantumu memudarkan bekas luka.

Dermatix Ultra adalah obat kulit berbentuk gel yang dapat digunakan untuk mengatasi bekas luka. Berbagai bekas luka seperti bekas luka operasi, bekas luka bakar, serta bekas luka akibat trauma pada kulit bisa diatasi dengan Dermatix Ultra. Kamu juga nggak perlu menggunakannya dalam jumlah banyak, loh. Gunakan secukupnya untuk memudarkan bekas luka dan Dermatix Ultra akan menempel di kulit dan merawat bekas luka selama 12 jam. Formulanya juga cepat kering, tidak berminyak, dan cocok untuk kulit sensitif. Kamu juga bisa menggunakan makeup setelah 1-2 menit gel dioleskan.

Jenis Luka yang Bisa Meninggalkan Bekas
Foto: lelong.com

Oh iya, Dermatix Ultra ini cukup hemat lho, Ladies. Karena cukup dioleskan secara tipis-tipis. Eits, tapi jangan lupa, kamu harus mengoleskannya secara rutin sebanyak 2 kali sehari. Dan dalam waktu minimal 8 minggu, kamu sudah bisa melihat tahap penyembuhan awalnya, Ladies.

 

Foto cover: kata.co.id

Comments

Loading...