OUR NETWORK

Dove Luncurkan Aluminum-Free Deodorant Pertama

Dove Luncurkan Aluminum-Free Deodorant Pertama
Foto: allure.com

Ladies, masih ingat dengan perusahaan yang sempat booming dengan kampanye “Real Beauty” nya? Yup, Dove! Menyambut tahun yang baru, perusahaan skin care ini kembali hadir dengan inovasi terbarunya. Kali ini pihaknya meluncurkan deodorant aluminium 0% pertama ke tengah masyarakat.

Pada produk terbarunya ini, Dove menghadirkan empat aroma pilihan yang menarik. Yakni Delima & Lemon Verbena, Mentimun & Teh Hijau, Kelapa & Pink Jasmine, dan Blue Fig & Orange Blossom.

Produk ini diakui sebagai respon Dove untuk menghindari bahaya yang disebabkan bahan aluminium di dalam deodorant pada tubuh melalui ketiak. Dove Senior Scientist di departemen R&D Deodorant di Amerika Utara, Maliha Hassan, menyatakan, produk ini merupakan bentuk komitmen Dove terhadap kebutuhan dan permintaan konsumennya, dalam hal ini, deodorant yang bebas kandungan aluminium.

“Untuk memastikan kami menyediakan pilihan terbaik untuk konsumen kami sesuai dengan kebutuhan mereka yang berbeda. Kali ini kami mengembangkan deodorant bebas aluminium ini yang tidak menyebabkan iritasi dan mengandung kunci perawatan Dove, yakni kandungan one-fourth moisturizer”, jelasnya yang dikutip dari Allure.

Seperti yang telah diketahui, kebanyakan produk deodorant memiliki kandungan bahan aktif aluminium di dalamnya.

Bahan aktif ini diketahui dapat menghambat kelenjar keringat pada ketiak ketika kulit menyerapnya dari pengaplikasian deodorant. Dengan begitu, tubuh akan memperlambat produksi keringat sebagaimana biasanya. Bakteri penyebab bau badan pun tidak akan muncul.

Baca juga: Punya Masalah Bau Badan? Ini Tips Mengatasinya!

Akan tetapi, hal ini justru dianggap berbahaya bagi tubuh. Pasalnya, bakteri dan racun yang seharusnya keluar dari keringat, akan terjebak di dalam tubuh. Karena letak ketiak yang sangat dekat dengan payudara, diklaim dapat berisiko memicu mutasi genetik yang mendorong sel kanker tumbuh pada payudara. Aluminium juga diyakini dapat mempengaruhi hormon estrogen yang berperan dalam pertumbuhan dan penyebaran penyakit kanker payudara pada tubuh wanita. Risiko ini semakin meningkat, ketika pori-pori kulit yang terbuka terpapar oleh deodorant, misalnya mengaplikasikan deodoran setelah mencukur bulu ketiak.

Ketidakhadiran bahan aluminium yang juga berfungsi mencegah bau badan muncul, kemudian digantikan Dove dengan bahan gliserin, sebuah bahan pengunci kelembapan yang biasa ditemukan dalam produk perawatan kulit. Bahan ini dapat menjaga kelembapan sekaligus menenangkan area ketiak. Selain itu, Dove juga memanfaatkan keempat varian aroma yang ditawarkan Dove di produk ini untuk membantu menghilangkan bau ketiak yang tidak diharapkan tersebut.

Buat kamu yang penasaran ingin mencoba produk terbaru dari Dove ini, kamu bisa membelinya di drugstore atau retail terdekat dengan harga $6 atau setara dengan kurang lebih Rp 85 ribu. So, selamat mencoba, Ladies!

Sumber: Purewow, hellosehat, dan allure , Foto cover: allure

Comments

Loading...