OUR NETWORK

Perhatian Sahabatmu Tersita Bayi Barunya? Ini 5 Cara Tetap Dekat Dengan Sahabatmu

Perhatian Sahabatmu Tersita Bayi Barunya? Ini 5 Cara Tetap Dekat Dengan Sahabatmu
Foto: videoblocks

Dalam menjalani sebuah kehidupan, terdapat beberapa tahap yang akan mengubah hidupmu, mulai dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga tua. Perubahan kecil maupun besar ini dapat terjadi tidak hanya pada dirimu, melainkan juga pada hubunganmu dengan temanmu.

Berbeda dengan masa kecil, ketika umurmu bertambah tua, mempertahankan pertemanan yang dekat akan menjadi hal yang cukup sulit, salah satu contohnya, ketika temanmu tengah memiliki bayi. Tentu saja perhatian yang dulunya terfokus pada dirimu akan beralih pada bayinya, begitu pula prioritasnya. Hangout bersamamu bukan lagi menjadi prioritasnya. Namun, jangan sampai hal tersebut menghancurkan persahabatanmu, lho! Berikut ini terdapat beberapa tips yang dapat kamu gunakan untuk menjaga hubungan dekatmu dengan sahabat terbaikmu, bahkan saat bayi telah hadir di antara kalian.

1. It’s okay to feel jealous

Ketika sahabatmu baru memiliki bayi, tentu saja ia ingin menghabiskan waktu bersama si kecil tersayangnya dan keluarganya setiap saat. Tidak apa-apa untuk merasa jealous karena itu. Dikutip dari HelloGiggles, Celeste Viciere, seorang mental health clinician mengatakan, perasaan cemburu itu merupakan hal yang normal, hal terpenting adalah keberhasilan melalui proses penerimaan yang sulit tersebut. Dalam proses tersebut, temukanlah seseorang yang bisa kamu ceritakan tentang hal tersebut dan biarkan dirimu menenangkan hatimu dahulu.

2. Pahami Perubahan yang Terjadi

Kehadiran seorang bayi tidak berarti membuat persahabatanmu berakhir. Dia merupakan orang yang masih bisa kamu hubungi, curahkan isi hati, dan partner bersenang-senang. Intinya, dia bukanlah orang yang baru kamu kenal, walaupun perubahannya sangat drastis. Dengan berbagai proses kehidupan yang masing-masing kalian lewati, konyol jika kamu berharap tidak akan ada perubahan yang terjadi dengan kehadiran bayi tersebut. Tapi juga jangan berpikiran ia tidak mau dirimu berada di sekitarnya. Aktivitas kesehariannya yang berubah, bukan hubunganmu dengannya. So, jangan sampai hal ini menghentikan kesenanganmu bersama sahabatmu. Buatlah kehadiran bayi tersebut menambah kesenangan di waktu yang kalian habiskan bersama.

3. Pertimbangkan Suatu Hal dari Perspektifnya

Meski kamu tahu berbagai kegiatanmu dengan sahabatmu akan berubah dan kamu mencoba untuk menerimanya, terkadang kamu masih akan merasa kesal ketika ia semakin jarang berada di sisimu saat dibutuhkan. Jika hal itu terjadi, cobalah untuk berpikir dari perspektifnya. Psikoterapi, Emily Robert, mengatakan, kamu perlu memikirkan kondisi sahabatmu yang tengah melalui perubahan signifikan dalam hidupnya. “Hormonnya berada di situasi tidak stabil, ia memiliki bayi yang membutuhkan perhatiannya selama 24/7, hingga ia tidak memperhatikan tubuhnya sendiri, dengan kata lain, ia bukanlah dirinya sendiri pada tahap ini.” So, jika kamu ingin persahabatanmu tetap erat, cobalah untuk mengerti bahwa ia membutuhkan waktu untuk mengembalikan pikiran dan tubuhnya seperti sedia kala. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan ialah berada di sisinya. Dengan menghampirinya terlebih dahulu dan membantunya, ia akan semakin menyayangimu. Jadi, nggak ada lagi yang namanya ngambek karena dia lama banget membalas chat darimu ya, Ladies.

4. Menjadi Pendengar yang Baik

Memiliki bayi bukan hanya menjadi hal yang menyenangkan dan penuh cinta dalam hidup, tetapi juga menjadi hal yang sangat menegangkan. Sebagai ibu baru, sahabatmu akan mengalami banyak hal dan tekanan yang belum pernah ia alami sebelumnya. Tentunya, pada tahap ini ia akan sangat membutuhkan kehadiran sahabatnya untuk mendengarkan segalanya, mulai dari keluhan ketika merawat, hingga kekonyolan tingkah laku bayi barunya. Tidak perlu memberi saran, dengarkan saya curhatannya, maka, ia akan sangat menghargai itu.

Baca juga: Cara Menjadi Pendengar yang Baik

5. Rencanakan Aktivitas dengan Sahabatmu bersama Bayinya

Karena si kecil belum bisa ditinggalkan, maka, apa salahnya merencanakan hangout dengan sahabatmu bersama dengan bayinya juga. So, kamu bisa menghabiskan waktu bersama sahabatmu tanpa ia harus khawatir dengan keadaan bayi yang ia tinggalkan di rumah. Namun, kamu perlu merencanakan jadwalnya baik-baik, apakah bayi tersebut sudah siap dibawa outdoor, bagaimana dengan pasangan sahabatmu, perlengkapan yang perlu dibawa, dan tempat yang dituju. Malah, kamu bisa membuat piknik kecil-kecilan dengan membawa makanan ke tempatnya. Sahabatmu dan suami bisa makan bersamamu, tanpa harus mengkhawatikan si bayi.

Baca juga: Ide Hadiah Buat Teman Kamu yang jadi Ibu Baru

Kehadiran bayi memang membuat posisimu bukan lagi menjadi prioritas utama sahabatmu lagi. Sedih memang, namun, itu salah satu bagian dari kehidupan dewasa seorang manusia. Tapi itu tidak berarti akan menghilangkan kasih sayang sahabat padamu. So, selama mencoba, Ladies!

Sumber: hellogiggles , Foto cover: videoblocks

Comments