OUR NETWORK

Berbagai Senyawa Anti Jerawat di Skincare dan Kegunaannya

Berbagai Senyawa Anti Jerawat di Skincare dan Kegunaannya
Foto: pexels.com

Produk-produk skincare di pasaran kini makin variatif dan banyak macamnya, Ladies. Bagi kamu yang punya masalah dengan jerawat, tentu tau kalau bakteri, produksi minyak berlebih serta pori-pori tersumbat adalah penyebab utamanya. Kalau kamu kebingungan dengan berbagai komponen anti jerawat di produk skincare seperti asam salisilat dan teman-temannya, cek guide berikut, Ladies! 

1. Benzoyl Peroxide

Senyawa satu ini termasuk senyawa umum dalam produk-produk anti jerawat. Benzoyl peroxide menghentikan pertumbuhan bakteri yang merupakan penyebab utama jerawat, komedo putih dan hitam. Benzoyl peroxide tidak menghentikan produksi minyak di wajah namun menguranginya selama beberapa waktu.

2. Salicylic Acid

Salicylic acid atau asam salisilat dikenal juga sebagai Beta Hydroxy Acid (BHA). eksfoliator kimia ini banyak terkandung dalam skincare kulit berjerawat dan bekerja dengan memecah kotoran dan minyak di pori-pori wajah. Cocok sebagai spot treatment atau jerawat di titik-titik tertentu saja.

3. Bentonite Clay

Berbagai Senyawa Anti Jerawat di Skincare dan Kegunaannya
Foto: pexels.com

Clay mask bisa menjadi solusi untuk kamu yang punya kulit berminyak dan memiliki flek di wajah. Clay dapat menyerap minyak yang menyebabkan jerawat. Clay juga dapat meredakan kemerahan, inflamasi, serta menutrisi kulit dengan kandungan mineral di dalamnya. 

4. Glycolic Acid

Glycolic Acid dikenal juga sebagai AHA atau Alpha Hydroxy Acid yang dapat mengeksfoliasi kulit dan mempercepat regenerasi sel. Bahan eksfoliator seperti AHA dapat membantu mengurangi jerawat sekaligus mencerahkan kulit. Disarankan untuk menggunakan AHA sebanyak 10% untuk hasil optimal.

Baca juga: Apa Sih Arti AHA dan BHA yang Ada di Produk Skincare?

5. Niacinamide

Niacinamide atau vitamin B3 terkenal sebagai komponen anti-aging juga mengurangi noda-noda di kulit. JIka kamu mengalami hyper-pygmentation, noda coklat di kulit setelah inflamasi, disarankan memakai niacinamide. Senyawa ini membantu meratakan warna kulit dan mencegah perubahan warna kulit pasca jerawat.

6. Retinol

Berbagai Senyawa Anti Jerawat di Skincare dan Kegunaannya
Foto: pexels.com

Retinol gak cuman bermanfaat untuk mengurangi garis-garis halus atau keriput aja, Ladies. Vitamin A juga meningkatkan regenerasi sel, membuka pori-pori sehingga mengurangi resiko tersumbat yang menyebabkan jerawat. Menurut Dr. Murad, butuh 4 sampai 6 minggu untuk retinol bekerja. Jadi kamu mesti sabar ya, Ladies. 

Baca juga: Ladies, Pahami Aturan Ini Sebelum Menggunakan Retinol

7. Sulfur

Sulfur udah terkenal banget sebagai bahan alami penghilang jerawat. Sulfur juga punya zat anti inflamasi yang membantu merawat kulit kemerahan, komedo putih dan hitam. Sulfur juga bersifat anti bakteri lho sehingga cocok untuk mengurangi jerawat yang sering disebabkan bakteri.

8. Tea Tree Oil

Tea Tree Oil adalah salah satu pilihan bahan natural untuk mengatasi jerawat akibat bakteri di kulit. Tidak hanya anti bakteri, tea tree oil juga anti jamur. Namun, kamu mesti hati-hati nih karena essential oil dapat membakar kulit kamu jika langsung terkena kulit. Pastikan kamu larutkan dulu ya dengan air sebelum dipakai.

Silakan pilih yang sesuai dengan kondisi kulitmu ya, Ladies.

 

 

Sumber: Pop Sugar

Comments

Loading...