OUR NETWORK

Benarkah Cuci Muka di Shower Buruk untuk Kulit?

Benarkah Cuci Muka di Shower Buruk untuk Kulit?
Foto: elle.com

Mandi dengan shower adalah salah satu momen paling rilaks yang mungkin Ladies alami, apalagi jika dilakukan sepulang berkegiatan dan dengan menggunakan air hangat. Wah, rasanya semua beban dan stress luruh sejenak, yang ada hanya ketenangan dan rasa segar. Saking nyamannya, Ladies pun seringkali bablas mencuci muka dengan menggunakan air shower. Hayooo ngaku deh hihihi. Nah apabila Ladies Googling “mencuci muka dengan shower” atau “washing face in shower”, akan langsung bermunculan artikel yang menentangnya. Hmmm benarkah mencuci muka di bawah air shower sambil mandi seburuk itu untuk kulit? Lalu apa kata para ahli mengenai kebiasaan ini? Penasarannn? Keep scrolling Ladies!

Jadi, apakah mencuci wajah menggunakan air shower itu kebiasaan buruk?

Menurut Dokter Camille Verovic, pendiri Girl and Hair yang merupakan dokter dan dermatologis,  tidak ada jawaban benar dan salah atas pertanyaan ini. Menurutnya, secara umum, mandi dengan air yang panas dengan durasi lama tidak hanya buruk bagi wajah, tetapi juga tubuh secara keseluruhan karena akan mengeringkan kulit. Namun, kulit wajah lebih tipis dari bagian tubuh lain sehingga Ladies tidak ingin menambah beban untuk kulit wajah dengan mencucinya menggunakan air shower. Namun, jika Ladies mandi sebentar saja, maka Ladies boleh mencuci wajah dengan air shower. Nah jadi intinya suhu air dan durasi mandi ya Ladies, bukan karena air shower lebih berbahaya daripada air keran. Sementara itu menurut Dokter Patricia Farris, dermatologis di Old Metairie Louisiana, Ladies bebas memilih cuci muka pakai air shower atau air keran sama saja, yang penting lakukan dua kali sehari.

Apakah mencuci wajah dengan air shower dapat menyebabkan jerawat?

Menurut Dokter Farris, mencuci wajah dengan shower akan tetap menghilangkan kotoran, sebum, makeup, noda, dan polusi sebagaimana mencuci dengan air keran. Tidak ada bukti konkret bahwa air shower dapat memicu jerawat. Dokter Farris melanjutkan apabila Ladies menggunakan produk dengan asam salisilat, asam glikolat, atau benzoil peroksida, maka jerawat akan bisa teratasi. Produk dengan kandungan tersebut pun ampuh mengusir jerawat di punggung. Pastikan produk-produk ini berada di jangkauan saat sedang mandi shower agar bisa digunakan setiap hari.

Lebih baik mencuci muka di pagi atau malam hari?

Jika Ladies menggunakan produk perawatan kulit pada malam hari, pastikan Ladies mencuci muka di pagi hari. Mencuci muka di pagi hari memang kesannya tidak sepenting cuci muka di malam hari. Namun, jika Ladies menggunakan krim malam atau produk anti-aging seperti retinol, pastikan untuk mencuci muka di pagi hari agar kulit bersih dan segar sehingga siap diaplikasikan produk atau makeup lain. Akan tetapiiii, apabila Ladies menerapkan rutinitas skincare yang cukup berat di malam hari, maka usahakan rutinitas skincare di pagi hari tidak berlebihan. Menurut Dokter Farris, “Apabila kamu menggunakan drying agents seperti retinoid, kemudian menggunakan masker, eksfoliator, dan sebagainya di malam hari, maka di pagi hari Ladies hanya perlu mencuci wajah tanpa cleanser di pagi hari.”

Baca juga: Menurut Ahli Facial, INi Cara Membasuh Muka untuk Mendapatkan Hasil Glowing

Bagaimana dengan aturan 60 detik saat mencuci muka?

Apakah Ladies tahu aturan mencuci wajah selama 60 detik sebelum akhirnya membilasnya? Nah ternyata kita tidak perlu melakukannya loh sebab tidak baik untuk kulit. Lakukanlah pembersihan wajah yang tepat dan aplikasikan pelembap, and you’re good to go!

Air panas atau air dingin?

Ladies tahu kan keyakinan bahwa air panas akan membuka pori-pori sementara air dingin akan menutup pori-pori? Well ternyata hal tersebut hanyalah mitos belaka! Menurut Dokter Farris, air hangat-hangat kuku adalah air yang terbaik untuk mencuci muka sebab air panas akan mengeringkan kulit. Sementara itu, air dingin akan membantu meredakan kemerahan atau inflamasi kulit dengan menenangkan, mengurangi kemerahan, dan menyempitkan pembuluh darah, tetapi tidak menutup pori-pori.

Jadi, asalkan tahu batasnya, seharusnya sih oke-oke aja ya, Ladies. 

Sumber: Elle.com

Comments

Loading...