OUR NETWORK

Begini Cara Mengetahui Sunscreen yang Kamu Gunakan Habis Masa Pakainya

Begini Cara Mengetahui Sunscreen yang Kamu Gunakan Habis Masa Pakainya
Foto: medicalnews.com

Paparan sinar matahari yang berlebihan untuk kulit sangat tidak bagus, baik dalam hal kesehatan atau kecantikan. Maka dari itulah perlu tabir surya atau sunscreen berkualitas untuk melindunginya. Meski tidak melindungi 100 persen kulit, namun setidaknya akan meminimalisir dampak buruk dari sengatan matahari. Semakin tinggi tingkatan SPF maka akan tambah bagus. Tapi Ladies, meski bagus yang perlu kamu ketahui, sunscreen yang digunakan sehari-hari tentunya bisa expired. Menurut Lauren Fine, M.D., seorang dermatologist bersertifikat yang berbasis di Chicago, tepatnya di Chicago Cosmetics Surgery and Dermatology, sunscreen yang sudah habis masa pakainya dan masih digunakan bisa meningkatkan sensasi terbakar setelah paparan sinar matahari sampai risiko terkena kanker yang tinggi.

Maka dari itulah sangat penting mengetahui apakah sunscreen yang kamu gunakan masih layak pakai atau tidak.

Masalahnya, masih banyak produk tabir surya yang tidak mencantumkan masa pakainya. Jadi, jika kamu membeli produk yang tidak mencantumkan tanda waktunya, American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk mencatat waktu di mana kamu membelinya, jadi nanti akan tahu kapan sudah tidak layak pakai. Menurut Food and Drug Administration, tenggat waktu untuk produk tabir surya adalah 3 tahun. Jika lebih dari itu, sebaiknya jangan digunakan lagi.

Begini Cara Mengetahui Sunscreen yang Kamu Gunakan Habis Masa Pakainya
Foto: femina.id

Selain itu, menurut Lance Brown, Board-Certified Surgical and Cosmetic Dermatologist di New York, tabir surya yang dibawa ke pantai atau tempat lainnya dan terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, juga bisa berkualitas buruk sebelum tanggal kedaluwarsanya.

Baca juga: Apa Perlu Kenakan Sunscreen di dalam Ruangan? Begini Kata Dermatologis

Ditambah lagi, pastikan untuk melihat perubahan yang terjadi di sunscreen. Mulai dari bentuk, aroma, warna, sampai dengan teksturnya. Jika terjadi perubahan, misalnya pada warna atau konsistensinya, ada baiknya untuk dibuang saja. Jadi, selain memastikan untuk selalu menggunakan sunscreen saat berada di luar ruangan, selalu cek kondisi tabir surya yang dimiliki. Jangan sampai sudah rusak kualitasnya tapi tetap dipakai. Bisa berdampak buruk lho, hati-hati ya.

 

 

Sumber: Prevention, Real Simple

Comments

Loading...