OUR NETWORK
From Korea With Love Concert

8 Aturan Penggunaan Moisturizer dari Dermatologis

Pelembap adalah salah satu basic skincare yang sangat penting, tetapi juga mudah merusak kulit, entah itu membuat kulit berminyak, berjerawat, atau bahkan lebih kering. Agar kulitmu tidak jadi rusak setelah menggunakan pelembap, ikuti tips dari dermatologis ini yuk! 

1. Gunakan pelembap setiap hari

8 Aturan Penggunaan Moisturizer dari Dermatologis
Foto: pexels.com

Menjaga kesehatan kulit membutuhkan konsistensi. Buat rutinitas perawatan kulit harian dan patuhi itu, pastikan pelembap adalah prioritas utamamu, Ladies. Elizabeth Tanzi, MD, direktur Capital Laser and Skin Care di Chevy Chase, Maryland, menyarankan pelembap di malam hari, setiap malam, tepat setelah mencuci wajah. Di waktu-waktu atau saat berada di tempat yang lebih dingin, Ladies sebaiknya menggunakan pelembap yang pekat untuk mengatasi kekeringan kulit akibat cuaca dingin. Sementara itu saat suhu udara terasa hangat atau bahkan lebih panas dari biasanya, Ladies sebaiknya menggunakan formula pelembap yang lebih ringan atau bahkan bahkan beralih ke serum.

2. Melembapkan segera setelah wajah selesai dibersihkan

8 Aturan Penggunaan Moisturizer dari Dermatologis
Foto: pexels.com

“Jangan menunggu terlalu lama setelah mencuci wajah untuk mengoleskan pelembap,” saran Dr. Tanzi, karena Ladies ingin mengunci kelembapan dan menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembut. Jadi, begitu Ladies baru saja mencuci muka atau keluar dari kamar mandi, segeralah gunakan pelembab saat kulitmu masih terasa lembap. Jika Ladies juga menggunakan esens atau serum, aplikasikan produk tersebut terlebih dahulu. Untuk di siang hari, jangan lupa tabir surya sebagai langkah terakhir!

3. Punya kulit kering? Gunakan pelembap saat pagi dan malam hari

8 Aturan Penggunaan Moisturizer dari Dermatologis
Foto: pexels.com

Jika Ladies memiliki kulit kering, Ladies mungkin memiliki bercak kasar, kulit gatal dan bersisik, dan bahkan pecah-pecah dan berdarah. Cara terbaik untuk mengatasi kekeringan ekstrim ini adalah dengan menggunakan pelembab dengan bahan-bahan yang membantu memulihkan dan mempertahankan skin barrier alami kulit, lapisan atas sel-sel kulit yang menjaga kelembapan dan bakteri keluar. 

Carilah bahan humektan seperti urea, gliserin, dan dimethicone, ditambah emolien seperti petrolatum dan squalene untuk membantu memperkuat skin barrier. Untuk kulit sangat kering yang rentan terhadap eksim, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan resep krim. 

4. Kulit berminyak juga butuh pelembap

Meskipun tampaknya berlawanan dengan intuisi, kulit yang berminyak, berminyak, atau berjerawat tetap membutuhkan kelembapan, karena ketika Ladies melewatkannya, kelenjar minyak mungkin merasakan kekeringan dan merespons dengan mengkompensasi berlebihan dan memproduksi lebih banyak minyak. Pilihlah pelembap dengan formula yang ringan, bebas minyak, noncomedogenic (tidak menyumbat pori) yang juga mengandung exfoliant yang lembut, seperti asam salisilat atau asam glikolat.

5. Jangan merusak wajahmu

Berhati-hatilah untuk menghindari bahan-bahan yang bisa terlalu agresif, terutama pada kulit sensitif atau kering. Saat membeli pelembap, American Academy of Dermatology menyarankan untuk memeriksa label pada produk perawatan kulit untuk memastikan produk tersebut bebas dari alkohol dan wewangian, yang dikenal dapat menarik minyak alami dari kulit dan berpotensi menyebabkan iritasi.

6. Tidak semua pelembap diciptakan sama

8 Aturan Penggunaan Moisturizer dari Dermatologis
Foto: pexels.com

Saat berbelanja pelembap baru, perhatikan baik-baik apa yang ada di labelnya. Pelembap apa pun yang mengandung bahan-bahan seperti shea butter, gel hialuronat, dan ceramide akan sangat melembapkan, menurut Dr. Tanzi.

7. Pilih formula untuk jenis kulitmu

8 Aturan Penggunaan Moisturizer dari Dermatologis
Foto: pexels.com

Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan perawatan kulit yang unik. Baik itu kulit berminyak atau kering, atau sangat sensitif terhadap bahan-bahan keras, pasar menyediakan pelembap yang sesuai untuk jenis kulitmu. 

Dr. Tanzi menyarankan untuk membaca label dengan cermat sebelum memilih pelembap, selain mencari bahan-bahan yang harus Ladies hindari, periksa untuk melihat untuk siapa produk itu dibuat. Sebagian besar produk akan diberi label “untuk kulit kering”, “untuk kulit berminyak”, atau “untuk kulit sensitif”. Jika Ladies tidak yakin, tetap gunakan formula dasar yang dirancang untuk “kulit normal”, dan lihat bagaimana reaksi kulit—apakah mulai terasa lebih kering atau lebih berminyak.

8. Jangan abaikan gejala masalah

Rutinitas perawatan kulit yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit, tetapi itu tidak dapat menggantikan bantuan seorang profesional jika Anda berjuang dengan masalah kulit tertentu. Jika Ladies memiliki bercak kasar yang membandel, kulit pecah-pecah dan berdarah, jerawat parah, rosacea, eksim, atau ketidakseimbangan minyak yang belum dapat diatasi dengan produk yang dijual bebas, segeralah berkonsultasi pada dokter untuk mencari produk terbaik untuk kulit. 

Semoga informasi di atas bermanfaat buatmu, Ladies!

 

Sumber: thehealthy.com

Must Read

Related Articles