OUR NETWORK

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta
Foto: pexels.com

Tren clean beauty mulai dikenal oleh masyarakat luas. Clean beauty sendiri merupakan definisi untuk produk kecantikan yang aman, tidak mengandung racun atau bahan-bahan berbahaya yang dapat membahayakan manusia juga lingkungan. Lima mitos ini sering menghambat mereka yang tertarik dengan clean beauty untuk benar-benar terjun ke dalamnya. Padahal mitos tersebut tidak sesuai fakta, lho. Apa aja nih 5 mitos clean beauty tersebut? Cek di bawah ini, Ladies!

1. Biaya yang tinggi

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta
Foto: pexels.com

Selama ini kita sering mengira bahwa untuk melakukan clean beauty dibutuhkan biaya yang besar. Padahal nggak seperti itu lho, Ladies. Memang beberapa kemasan reusable atau bisa dipakai berulang membutuhkan biaya produksi lebih besar dari kemasan biasa. Tapi perbedaan biaya tersebut tidak sebesar jarak langit dan bumi. 

Seiring dengan berkembangnya industri ke arah yang lebih ramah lingkungan, kemasan reusable menjadi lebih ramah di kantong. Liat aja beberapa produk seperti paket skincare toxic-free dari Yes To. Harga cleansers, sheet mask, dan lotion mereka di bawah $5 atau di bawah Rp73 ribu.

The Ordinary juga mengeluarkan lini skincare vegan, cruelty-free milik mereka dengan harga yang affordable. Gillette juga ikut dalam tren clean beauty dan menawarkan recycling gratis untuk pisau cukur mereka.

2. Clean beauty hanya tentang makeup

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta
Foto: pexels.com

Tren clean beauty nggak hanya cuma untuk makeup aja nih. Produk personal care seperti produk bath and body juga mengikuti tren ini, Ladies. Produk seperti shower gel dari Sanex bernama Sanex Zero% Shower Gel adalah salah satu produk yang sudah ramah lingkungan.

Shower Gel Sanex sudah 99% biodegradable. Selain itu formulanya juga lebih aman untuk kulit sensitif karena tidak mengandung sulfat dan pewarna yang dapat membuat iritasi kulit. Jadi nggak cuman baik untuk kulit kamu, tapi juga baik untuk bumi!

3. Kurang efektif

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta
Foto: pexels.com

Takut harus menghilangkan berbagai bahan aktif di skincare kamu karena ikut tren clean beauty? Tenang aja, Ladies. Sekarang banyak produk skincare yang nggak cuman earth-friendly tapi juga mengandung berbagai bahan aktif.

Brand Drunk Elephant menjadi standar clean beauty untuk produk skincare yang sudah mendapat banyak review positif dari beauty editor. Jika kamu mencari primer, foundation, dan concealers yang vegan sekaligus go-green, Pixi bisa menjadi pilihan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Cleansing Balm Lokal, Lebih Ramah Lingkungan dan Dompet

4. Ribet

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta
Foto: pexels.com

Clean beauty bukan berarti mengganti total pola hidup kamu, tapi lebih pada mengganti produk yang kamu pakai. Jadi bisa banget untuk tetap ngelakuin 10 step skincare sekaligus ikut melestarikan lingkungan. Pilih produk-produk yang sudah menerapkan prinsip clean beauty di skincare rutin kamu. 

Kamu juga perlu sadar akan hal-hal kecil yang dapat berakibat pada lingkungan. Misal, mematikan air saat tengah mengusap cleanser ke muka, atau menyiapkan tempat di kamar mandi untuk kemasan reusable sehingga lebih mudah untuk kamu pakai lagi. Cukup sederhana kan?

5. Tidak banyak pilihan

5 Mitos Tentang Clean Beauty yang Tidak Sesuai Fakta
Foto: pexels.com

Justru kebalikannya, saat ini lagi booming tren clean beauty di makeup,  skincare, juga personal care. Beberapa store online seperti Boots dan John Lewis membuat halaman tersendiri untuk produk vegan dan clean beauty mereka. Jadi nggak perlu takut pilihan kamu akan terbatas.

Diperkirakan ke depannya clean beauty akan menjadi standar utama untuk industri kecantikan dunia. Kita nantikan aja nih gimana inovasi-inovasi baru dari tren satu ini.

 

Sumber: Stylist

Comments

Loading...