OUR NETWORK

Bikin Furnitur Murah Favoritmu Jadi Tahan Lama dengan Tips Berikut Ini

Bikin Furnitur Murah Favoritmu Jadi Tahan Lama dengan Tips Berikut Ini
Foto: Avantela.com

Harga murah yang tertera pada sebuah furnitur lucu memang menarik perhatian dan sangat sulit untuk ditolak di tengah window shopping. Akan tetapi, biasanya bahan yang digunakan memiliki kualitas yang rendah dan mudah rusak, berbeda dengan furnitur dengan harga yang lebih tinggi biasanya menggunakan bahan seperti kayu atau metal yang kuat. Tapi tidak berarti barang-barang murah kecintaanmu tersebut tidak bisa dipertahankan, loh! Menurut para professional, kuncinya adalah perawatan. Nah, dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini ada beberapa tips perawatan nih yang dibagi para professional untuk membuat furnitur kesayanganmu itu dapat bertahan lama, Ladies.

Baca juga: Hindari Kesalahan Berikut Ketika Mendekor Ruangan!

Rancang ulang bagian kaki furnitur

Salah satu bagian yang sangat penting dalam menilai kekuatan dan daya tahan sebuah furnitur ialah bagian kaki. So, merancang ulang bagian kaki tidak hanya dapat membuatmu lebih tahan lama, hal ini juga dapat memberikan tampilan yang fresh untuk furnitur lamamu. Jodi Bond dari @houseonasugarhill merekomendasikan untuk mengubah kaki furniturmu dengan gaya Skandinavia dari Prettypegs. Gaya ini akan membantumu meningkatkan kemampuan furnitur sekaligus mempercantiknya, Ladies.

Tingkatkan perangkat keras furnitur

Brooke Christen dari @nestingwithgrace mengatakan bahwa satu hal penting yang membedakan furnitur murah dan mahal ialah kualitas hardware-nya. Salah satu contohnya ialah dengan mengganti kenop laci dengan desain yang unik dan bahan yang kuat atau mengganti dasar kayu pad arak sepatumu di saat mengenakan sabuk kulit yang murah untuk membuatnya lebih tahan lama dan istimewa seperti dilakukan Christen.

Bikin Furnitur Murah Favoritmu Jadi Tahan Lama dengan Tips Berikut Ini
Foto: weburbanist.com

Batasi membangun ulang furnitur prefab atau flatpack

Ada pleasure tersendiri yang dirasakan ketika memasang setiap bagian satu per satu hingga kemudian berhasil membangun sebuah furnitur prefab atau flatpack. Namun, bila kamu membongkar pasang furnitur jenis ini terlalu sering, risiko patah atau memperlebar lubang akan semakin besar, hingga dapat membuat struktur lebih rentah goyah. Untuk itu, bila kamu berencana akan memindahkan furniturmu jenis ini, sebisa mungkin bawa dalam keadaan utuh untuk mempertahankan bentuk dan membuatnya tahan lama.

Stabilisasi drill holes

Drill holes pada furnitur yang murah terbilang rapuh, sehingga mudah melebar. Tentu saja ini bukanlah kabar baik jika kamu bertujuan untuk mempertahankan struktur furnitur kesayanganmu. Menyadari pentingnya drill holes ini, Kelly Sharp dari British vintage boutique Thriftys Retro, menyarankanmu untuk menggunakan sumpit atau batang kayu kecil untuk mengisi drill holes furniturmu yang terlanjur melebar dan membuat struktur keseluruhan goyah.

“Dorong kayu ke dalam lubang, rekatkan dengan lem kayu, potong bila bahan berlebih. Setelah mengering, bor ulang lubang tersebut. Hal ini merupakan solusi terbaik untuk memperbaiki pintu kabinet dapur yang miring atau rusak,” jelas Sharp.

Berikan penyokong untuk particle board

Untuk memperpanjang usia particle board, Sharp menyarankan untuk menggunakan lem polyvinyl acetate (PVA) untuk mengisi lubang dan retakan. Gunakan langsung pada daerah yang rusak, kemudian biarkan mengering.

Bikin Furnitur Murah Favoritmu Jadi Tahan Lama dengan Tips Berikut Ini
Foto: furniture.lovetoknow.com

Lakukan pengecatan ulang

Salah satu cara terbaik untuk menjaga furnitur tetap terlihat baru ialah dengan mengecat ulangnya dan memberikan tampilan baru yang segar. Muscari menyarankan untuk mengaplikasikan chalk-like furniture paint untukmu yang memiliki furnitur flatpack. Pasalnya, chalky paint tidak membutuhkan cat dasar atau pengamplasan sebelum mengaplikasikannya, sehingga permukaan furnitur tetap terjaga. Untuk bagian furnitur yang memiliki tanda goresan atau bekas bantingan, akali dengan menempelkan kertas pada permukaannya sebagai dasarnya sebelum pengecatan. Hal ini mampu membantu menutupi ketidaksempurnaan dan mencegah hadirnya goresan baru juga.

Tambahkan lapisan spray paint coat

Cara lain dalam memperpanjang usia furnitur ialah dengan menambahkan lapisan spray paint sebagai coat pada furniturmu. Tidak hanya melindungi, langkah ini terbilang mudah dan hemat pengeluaran. Pasalnya, spray paint yang digunakan ini harganya cukup terjangkau, hanya sekitar $6 atau setara dengan Rp87 ribu.

Menurut Sharp, langkah ini sangat efektif untuk perawatan segala macam furnitur dan hardware. “Semuanya, mulai dari lemari dapur, ubin dinding dan lantai, jam, bingkai foto, kaki furnitur, hingga kamar mandi,” ungkapnya. Buat kamu yang tertarik menggunakan cara ini, Sharp menyarankan dua hal, pertama gunakan ruangan yang berventilasi yang baik, dan kedua, pastikan menggunakan tape untuk area yang tidak ingin terkena spray paint.

Baca juga: 5 Hal Yang Harus Kamu Tanyakan Pada Dirimu Sebelum Mengecat Ruangan

Rawat bahan upholstery fabric dengan chalk paint

Sebagaimana furnitur berbahan particle board, plastik, dan kayu, furnitur berbahan upholstery fabric juga perlu melalui pengecatan ulang untuk perawatannya. Namun, tidak seperti ketiga bahan tersebut yang menggunakan pengecatan tradisional, bahan yang satu ini direkomendasikan Sharp untuk dilakukan pengecatan menggunakan chalk paint. Aplikasikan dua lapisan dan biarkan mengering sepenuhnya. Setelah itu, lapisi dengan clear chalk paint wax pada seluruh area yang telah dicat sebelumnya, dan gosok hingga menjadi lembut dan berkilau. Cara ini akan melindungi cat sekaligus membuatnya tahan noda dan air, loh!

Nah, dengan mengaplikasikan beberapa cara ini sesuai dengan bahan dasar berbagai furnitur kesayanganmu, kamu tidak perlu khawatir lagi harus membuang furniturmu begitu saja, Ladies. Bahkan, selain membuatnya menjadi awet, kamu pun bisa membuat sedikit variasi yang dapat menyegarkan tampilan furnitur kesayanganmu tersebut. So, tunggu apalagi, selamat mencoba!

 

 

Sumber: Apartment Therapy

Comments

Loading...