OUR NETWORK

5 Tips Mengatasi Kebiasaan Mengumpulkan Barang (Sentimental Clutter)

5 Tips Mengatasi Kebiasaan Mengumpulkan Barang (Sentimental Clutter)
Foto: unsplash.com

Sentimental clutter dikenal sebagai tipe pengumpul barang yang paling sulit sekaligus paling mudah untuk diatasi. Lho, kok gitu? Sulitnya karena mereka yang merupakan sentimental clutter mengumpulkan barang karena ada perasaan khusus pada barang-barang tersebut. Sulit rasanya membuang barang-barang yang berisi kenangan dan memori dari hidup mereka.

Mudahnya karena rata-rata barang yang dikumpulkan oleh sentimental clutter cenderung sudah rusak karena waktu. Misal, kamu menyimpan sepeda dari masa kecil kamu yakni 20 tahun lalu. Bisa dipastikan sepeda itu rusak di beberapa sisi dan tidak akan berfungsi sebagus dulu. Alasan sepeda itu masih disimpan semata-mata karena nilai historis dan kenangan kamu dengan sepeda itu.

5 Tips Mengatasi Kebiasaan Mengumpulkan Barang (Sentimental Clutter)
Foto: unsplash.com

Jika kamu ingin melakukan decluttering atau merapikan tumpukan koleksi kamu, langkah pertama yang perlu kamu lakukan yakni keluarkan semua barang koleksi kamu. Buka lemari, laci, dan kardus hasil kamu menumpuk barang-barang selama ini. 

Kamu juga perlu menentukan mindset, Ladies. Proses decluttering yang kamu lakukan bertujuan untuk tau barang mana saja yang perlu disimpan, bukan untuk menentukan barang yang perlu dibuang. Sehingga barang-barang yang kamu simpan nantinya merupakan barang dengan nilai historis yang besar untuk kamu.

5 Tips Mengatasi Kebiasaan Mengumpulkan Barang (Sentimental Clutter)
Foto: unsplash.com

Langsung aja, cek tips berikut untuk mengatasi kebiasaan sentimental clutter, Ladies!

1. Simpan barang dengan kenangan yang ingin kamu ingat

Mulai dengan menyortir barang-barang yang kamu punya. PIlih barang-barang dengan kenangan penting yang ingin kamu ingat. Kenangan yang ingin diingat nggak cuman kenangan bahagia aja lho, pasti kamu juga punya kenangan sedih yang ingin kamu ingat juga. 

2. Simpan beberapa barang saja dari koleksi besar

Kalau kamu punya koleksi besar dari satu jenis barang yang sama, misal, kartu ucapan atau cangkir bertuliskan happy holiday, pilih dan simpan beberapa saja yang penting dan memorable, Ladies.  Kalau kamu simpan semua, nanti rumah kamu jadi kayak museum deh.

Baca juga: 6 Tips Membuat Kamar Berukuran Kecil Tampak Lebih Besar

3. Buat kapsul memori

Time capsule atau kapsul waktu adalah istilah untuk wadah berisi sekumpulan barang-barang yang memiliki kenangan tersendiri pada kurun waktu tertentu. Kamu bisa membuat kapsul waktu kamu sendiri untuk setiap periode hidup kamu, Ladies. Misal, kapsul waktu untuk masa kanak-kanak, kuliah, dan sebagainya.

5 Tips Mengatasi Kebiasaan Mengumpulkan Barang (Sentimental Clutter)
Foto: unsplash.com

4. Simpan barang yang bisa disimpan secara efisien

Lebih mudah menyimpan foto keluarga kamu dengan si kecil dibanding harus menyimpan semua mainan dari masa kecilnya. Lebih mudah juga kan untuk diamati dan dinikmati nantinya.

5. Hanya simpan barang yang benar-benar ingin kamu simpan

Ingat, simpan barang dengan memori yang ingin kamu ingat. Walaupun itu barang bersejarah keluarga kamu, jika kamu tidak ingin mengingat memori dari barang tersebut, sebaiknya berikan saja ke saudara yang lain, Ladies.

Jika kamu sudah mendapatkan barang-barang yang ingin kamu simpan, lihat kembali ke barang-barang yang tidak kamu pilih. Apakah kamu bisa mengikhlaskan benda-benda tersebut? Jika ternyata ada dari kumpulan tersebut yang ingin simpan, lakukan aja, Ladies! Jangan sampai kamu menyesal nantinya. Sama halnya jika kamu sudah mantap tidak akan menyimpannya, langsung aja jual atau donasikan ke tempat lain. Piihan ada di tangan kamu, Ladies! 

Sumber: Apartment Therapy

Comments

Loading...