OUR NETWORK

Peretasan iPhone Massal, Google Minta Pengguna iPhone Berhati-hati Terhadap Hacker

Peretasan iPhone Massal, Google Minta Pengguna iPhone Berhati-hati Terhadap Hacker
Foto: forbes.com

Peristiwa peretasan massal yang terjadi terhadap iPhone selama ini diungkapkan Google merupakan tindakan yang dilakukan pesaing perusahaan tersebut di dunia perdagangan smartphone. Peretasan ini dilakukan dengan cara memasang perangkat mata-mata secara rahasia di dalam perangkat.

Hal ini diperkuat oleh temuan Google atas “monitoring implants” yang tertanam di iPhone yang berfungsi untuk mengambil data pribadi pengguna. Data yang diambil berupa gambar, pesan, bahkan lokasi di mana pengguna berada.

Pihak Project Zero Google, Ian Beer, menyatakan melalui postingan blognya bahwa situs yang diretas menerima ribuan pengunjung setiap minggunya. “Tidak ada diskriminasi target, cukup mengunjungi situs yang diretas untuk mengeksploitasi server yang menyerang perangkatmu. Dan jika berhasil, ini digunakan untuk menginstal monitoring implant,” jelasnya.

Peretasan iPhone Massal, Google Minta Pengguna iPhone Berhati-hati Terhadap Hacker
Foto: theverge.com

Project Zero sendiri ialah tim perusahaan teknologi yang memiliki tugas utama untuk memeriksa kerentanan keamanan baru. Beer menambahkan, pihaknya menemukan sebagian besar kelemahan keamanan iPhone ada di dalam Safari, browser web bawaan pada perangkat Apple.

Baca juga: Apakah Teknologi 5G Berbahaya Bagi Kesehatan

Selain itu, sistem operasi dari iOS 10 hingga iOS 12 kini tengah ditargetkan dalam peretasan. Jika, sistem ini berhasil diretas, hacker dapat mengakses aplikasi pengguna, di antaranya Instagram, WhatsApp hingga Gmail.

Permasalahan keamanan ini kemudian dilaporkan Google terhadap Apple pada 1 Februari, kemudian Apple mengeluarkan rilis pembaruan sistem operasi pada 7 Februari. Hadirnya pembaruan sistem operasi yang dirilis Apple dan untuk mencegah terjadinya lagi peretasan, Google juga meminta pengguna untuk memeriksa versi perangkat mereka untuk menjalankan versi terbaru dari iOS. Hal ini penting untuk dilakukan agar para pengguna terlindungi dari potensi terjadinya peretasan kembali terhadap sistem iOS. Adapun, sistem operasi yang paling update saat ini ialah iOS 12.4.1.

Peretasan iPhone Massal, Google Minta Pengguna iPhone Berhati-hati Terhadap Hacker
Foto: pcmagz.com

Selain itu, Beer menambahkan, meski smartphone pengguna tidak memiliki monitoring implants, peretas tetap berkemungkinan untuk memperoleh akses terhadap data pengguna dalam perangkat. Hal ini dapat terjadi jika, pengguna mengunjungi ‘situs yang telah disusupi’.

Baca juga: Tips Mencegah Akun Instagram Di-Hack

“Mengingat luasnya informasi yang dicuri, para penyerang mungkin tetap dapat mempertahankan akses ke berbagai akun dan layanan dengan menggunakan authentication tokens dari keychain, bahkan setelah mereka kehilangan akses ke perangkat,” jelasnya.

Akan tetapi, Apple tidak segera menanggapi pernyataan tersebut. Mengingat reputasi Apple iOS sebagai sistem operasi paling aman yang tersedia dalam perangkat buatan Apple, pihaknya percaya peluang untuk meretas perangkat lunaknya sangat sedikit.

 

Sumber: Dailymail.co.uk

Comments

Loading...