OUR NETWORK

Sumber Kerajaan Sebut Meghan Markle dan Prince Harry “Kehilangan Semua Perspektif”

Tak Rayakan Natal di Kerajaan Inggris, Meghan Markle dan Pangeran Harry Habiskan
Foto: WPA POOL/GETTY IMAGES

Drama antara Kerajaan Inggris dengan Meghan Markle dan Prince Harry rupanya belum usai. Setelah pekan kemarin Queen Elizabeth disebutkan tak memberi ijin penggunaan kata “Royal”, kali ini sumber dalam Kerajaan yang menyebut bahwa Meghan-Harry kehilangan semua perspektif.

Tanggapan dari sumber dalam Kerajaan ini bermula atas pernyataan resmi yang dirilis Meghan Markle dan Prince Harry di website mereka.

The Sussex membicarakan beberapa hal pada pernyataan mereka. Mulai dari tentang perubahan serta kepindahan ke Kanada. Sampai mengenai larangan penggunaan kata “Royal”.

Baca juga: Madame Tussauds Turunkan Patung Lilin Meghan Markle dan Prince Harry Dari Set Royal Family

Sayangnya di sisi lain, pernyataan dari Meghan-Harry justru disebut memberi beberapa sindiran untuk Kerajaan Inggris. Dimulai dari sindiran bahwa Sang Ratu tak memiliki wewenang atas penggunaan kata “Royal” di luar Inggris. Hingga mengenai Princess Eugenie dan Princess Beatrice.

“Orang dalam” istana mengeluh kepada Daily Mail, dengan satu sumber mengatakan, “Mari kita berharap mereka merasa telah mendapatkan apa pun yang mereka inginkan untuk keluar dari sistem mereka” dan yang lain mengklaim pasangan itu telah “kehilangan semua sudut pandang.”

“Itu adalah keputusan mereka untuk melakukan ini dan keluarga jelas mencoba yang terbaik untuk memfasilitasi itu,” kata seorang sumber. “Tapi itu tak terelakkan membutuhkan pengorbanan di kedua sisi dan Sussex perlu agak lebih ramah tentang hal itu. Memotong dari sela-sela tidak membantu siapa pun.”

Sementara itu, seorang sumber memberi tahu Vanity Fair bahwa ratu sudah selesai dengan semua drama ini: “Dia umumnya tidak ingin membicarakannya. Sang ratu sangat ingin menyelesaikan ini karena dia melihat itu merusak monarki dan pada tingkat pribadi saya pikir ini agak menyakitkan baginya. Dia telah sampai pada titik di mana dia tidak ingin memikirkannya lagi, dia hanya ingin itu selesai dan selesai dengan.”

 

 

Sumber: Cosmopolitan.com

Comments

Loading...