OUR NETWORK

Ilmuwan Kembangkan Aplikasi Untuk Diagnosa Penyakit Anak Dari Batuk

Ilmuwan Kembangkan Aplikasi Untuk Diagnosa Penyakit Anak Dari Batuk
Foto: lightkeeper/Depositphotos

Batuk seakan menjadi sebuah penyakit yang disepelekan. Padahal di sisi lain, terdapar sederet penyakit anak dari batuk yang cukup mengancam. Sebut saja asma, sampai penyakit pernapasan lain. Saat ini sekelompok ilmuwan tengah mengembangkan aplikasi yang nantinya dapat mendiagnosa penyakit pada anak dari suara batuk.

Baca juga: Ketika Kamu Bersin atau Batuk, Ternyata Sejauh Ini Bakteri dan Kuman Akan Tersebar

Dipimpin oleh Dr. Paul Porter dan Assoc. Prof. Udantha Abeyratne, peneliti dari University of Queensland, Australia mengumpulkan database dari rekaman suara batuk pada anak. Mereka mengumpulkan data tersebut dari 1,437 anak berusia 29 hari sampai 12 tahun yang sudah dirawat di rumah sakit dengan berbagai diagnosa penyakit pernapasan.

Dengan bantuan dari sistem algoritma, para peneliti ini menggunakan 852 rekaman untuk melatih aplikasi mobile mengenali penyakit anak dari batu.

Algoritma yang digunakan berbeda dengan pengenalan suara ya, Ladies. Penyakit seperti pneumonia, croup, asma, bronkiolitis, dan penyakit saluran pernapasan bawah umum diharapkan bisa didiagnosa dari batuk anak melalui aplikasi tersebut nantinya.

Aplikasi ini nantinya diharapkan mampu membantu orang tua yang berada di daerah terpencil untuk mengetahui sejak dini tanda-tanda diagnosa penyakit anak dari batuk. Selain itu juga untuk dokter yang membutuhkan konsultasi tambahan dari data pemeriksaan pasien.

Baca juga: Ini Penyebab Batuk dan Cara Mengatasinya

“Mungkin sulit untuk membedakan antara gangguan pernapasan pada anak-anak, bahkan untuk dokter berpengalaman,” kata Porter. “Studi ini menunjukkan bagaimana teknologi baru, konsep matematika, pembelajaran mesin dan kedokteran klinis dapat berhasil digabungkan untuk menghasilkan tes diagnostik yang sama sekali baru.”

Sebelumnya Jepang juga sudah mengembangkan aplikasi  Respiratory Sounds Visualizer, yang mengenali adanya masalah pada pernafasan dari bunyi nafas pasien.

 

Sumber: Newatlas

Comments

Loading...