OUR NETWORK

Lawan Covid-19, Kartu Identitas Regulasi PSBB (KIRAB) Diluncurkan

Lawan Covid-19, Kartu Identitas Regulasi PSBB (KIRAB) Diluncurkan
Foto: Gustavo Fring, pexels.com

Kartu Identitas Regulasi PSBB atau KIRAB diluncurkan hari ini. Kartu ini diharapkan mampu menjadi sistem penilaian diri sekaligus sistem registrasi nasional Covid-19 berbasid individu. KIRAB dikembangkan oleh IMERI FKUI, didukung oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan berkolaborasi dengan platform aplikasi BantuJiwa.com. Nantinya dengan aplikasi dan KIRAB, penduduk akan teridentifikasi dan dibagi menjadi tiga kelompok warna.

Dalam virtual press conference pada Rabu (27/5) pagi, Prof.Dr.dr. Budi Wiweko, SpOG (K), Guru besar FKUI sekaligus Wakil Direktur Indonesian Medical Education Research Institute (IMERI) FKUI-RSCM mengatakan mengendalikan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia akan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

Dalam uraiannya ia menjelaskan pentingnya pembangunan data penduduk Indonesia tentang Covid-19. Data ini nantinya dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah. Kita juga bisa berkaca pada pengalaman Taiwan yang sukses mengendalikan kasus Covid-19 dengan menggunakan teknologi dan data yang terintegrasi. “Data yang terintegrasi merupakan sebuah keniscayaan dalam bidang kesehatan sekaligus sumber energi baru, data bagaikan minyak baru dalam dunia industri serta kata kunci bagi kita untuk mengatasi pandemi ini.”

Nantinya penduduk akan dibagi ke dalam 3 kategori warna. Kartu KIRAB merah mewakili pasien Covid-19 dan PDP yang direkomendasikn untuk beristirahat di rumah sakit. Lalu kartu KIRAB kuning mewakili ODP dan OTG yang bisa melakukan isolasi mandiri. Sedangkan kartu KIRAB hijau untuk yang sehat dan negatif Covid-19. Kartu KIRAB hijau dapat beraktivitas dengan tetap menggunakan masker serta menjaga physical distancing. Kerennya lagi, Ladies, jumlah dan posisi kartu ini akan tampak secara real time sehingga bisa jadi pedoman dan menggambarkan keberhasilan isolasi mandiri dan mobilitas penduduk saat PSBB.

Kartu dan aplikasi ini juga akan mengirimkan notifikasi reguler mengenai edukasi mencegah stress selama isolasi dan dapat menjadi pengingat untuk pemeriksaan ulang Covid-19 jika dibutuhkan. Semua data yang tersimpan akan dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap penduduk yang terinfeksi maupun tidak.

KIRAB merah dan kuning akan dibantu oleh pemerintah agar dapat ditangani dengan tepat. Untuk yang sehat, KIRAB-bantujiwa.com juga akan sangat membantu setiap penduduk dalam melakukan physical distancing yang benar. Dengan memantau via aplikasi, kamu juga bisa tahu status orang-orang di sekitarmu, di mana pun kamu berada, Ladies.

Diharapkan, warga yang menggunakan aplikasi ini nantinya berkenan mengisi data dengan akurat dan jujur sesuai dengan gejala yang dirasakan. Pengisian dan pemanfaatan KIRAB juga dapat dimulai dari pengisian formulir penapisan (screening) Covid-19 di fasilitas pelayanan kesehatan. KIRAB akan segera tersedia di PlayStore dan App Store. Untuk saat ini, kamu bisa mengunduh Bantujiwa dalam format APK di website mereka ini ya, Ladies. Yuk, bantu lawan Covid-19, salah satunya dengan integrasi data yang tepat melalui KIRAB-bantujiwa.com!

Comments

Loading...