OUR NETWORK

3 Mitos Seputar Introvert yang Keliru

3 Mitos Seputar Introvert yang Keliru

Beberapa orang mungkin menganggap kalau seseorang yang memiliki kepribadian introvert nggak menyenangkan, kurang bersosialisasi, dan pendiam. Selain itu, masih banyak lagi anggapan lain atau mitos seputar introvert yang keliru dan beredar di sekitar kita lho, Ladies. Penasaran? Simak satu per satu supaya nggak salah memahami tipe kepribadian yang satu ini!

Baca juga: Menurut Ahli, Ini Trik Mendekati Seseorang yang Memiliki Kepribadian Berbeda

Introvert Bisa Bersosialisasi

Sebuah studi tahun 2012 yang dilakukan oleh Corinne Bendersky dan Neha Shah dan diterbitkan dalam Journal Academy of Management menyatakan bahwa introvert dapat bekerja dengan sangat baik dalam proyek kelompok.

Kemampuan dalam bersosialisasi dan bekerja dalam kelompok sebenarnya tidak saling berkaitan. Karakteristik orang-orang introvert sebenarnya dapat memberikan kontribusi terhadap kesuksesan. Karena orang-orang introvert biasanya lebih teliti dan teratur dalam melakukan tugas yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan. Misalnya penelitian, membaca, merencanakan sesuatu, dan tugas-tugas lainnya.

Kepribadian Ini Bisa Diubah

Introvert seringkali menerima kritikan dari sekitarnya untuk lebih aktif dan bicara lebih banyak di sekolah, atau coba untuk berbaur dengan teman sebaya lainnya.

Tidak seperti sifat pemalu dan antisosial, yang merupakan karakteristik psikologis yang dipengaruhi faktor luar, introversi adalah kondisi biologis yang disebabkan oleh over-sensitivitas terhadap dopamin. Artinya, saat orang introvert terlalu banyak menerima rangsangan dari luar seperti misalnya bersosialisasi, tenaga mereka (fisik dan mental) akan terkuras.

Introvert Dianggap Sombong dan Antisosial

Perlu kamu ketahui bahwa introvert tidak merasa harus berbicara kalau memang tidak perlu. Terkadang, mereka lebih suka memerhatikan orang-orang di sekitarnya atau tenggelam dalam pikirannya sendiri. Kebanyakan orang mungkin mengartikan sikap ini sebagai orang yang membosankan, padahal menurut orang introvert, aksi observasi dan memperhatikan orang-orang ini dianggap menyenangkan.

Orang introvert cenderung memilih untuk berinteraksi tatap muka dengan 1 orang saja pada suatu waktu. Bukannya sombong atau dingin, introvert pada umumnya menyukai orang lain, namun lebih menghargai waktu untuk kebersamaan, dan mementingkan kualitas daripada kuantitas hubungan.

Setelah mengetahui mitos seputar introvert, seperti yang telah dijelaskan di atas, jangan sampai salah mengartikan lagi ya orang-orang dengan kepribadian introvert!

 

Sumber: VeryWellMind, PsychologyToday, Foto Cover: pixabay.com

Comments

Loading...