OUR NETWORK

Pernikahan Kembali Tertunda, Princess Beatrice Akan Melakukan “Five-Person Elopement”

Pernikahan Kembali Tertunda, Princess Beatrice Akan Melakukan “Five-Person Elopement”
Foto: DAVID M. BENETT/GETTY IMAGES

Pernikahan Princess Beatrice sepertinya terus mengalami kesialan demi kesialan. Setelah sebelumnya sempat tertunda karena keterkaitan sang ayah, Prince Andrew dengan Jeffrey Epstein. Kali ini pesta yang rencananya digelar di bulan Mei pun sepertinya akan kembali mundur.

Tak hanya pesta pernikahan yang seharusnya digelar bulan Mei depan yang terpaksa ditunda. Melainkan Princess Beatrice dilaporkan mempertimbangkan untuk melakukan “Five-Person Elopement” atau upacara pernikahan yang hanya dihadiri saksi saja.

Setelah pertunangan di akhir tahun 2019 kemarin, rencana pernikahan Princess Beatrice dan Edoardo Mapelli Mozzi terus mengalami hambatan. Bahkan rencana pernikahan keduanya disebut-sebut sebagai “the most cursed engagement in royal history” dengan banyaknya rintangan serta penundaan.

Kali ini, pesta pernikahan tersebut bukan hanya terancam tertunda dengan adanya pandemi coronavirus.

Melainkan Putri Beatrice sepertinya hanya akan melakukan upacara pernikahan dengan dihadiri 2 orang saksi. Upacara yang disebut juga dengan “Five-Person Elopement”.

View this post on Instagram

You will never be alone my love, my heart is your home. Hand in hand, today, tomorrow and forever. 💍 Photo Credit @misanharriman 🙏🏻

A post shared by Edo Mapelli Mozzi (@edomapellimozzi) on

Pekan kemarin, Daily Maimerilis laporan bahwa pernikahan Putri Beatrice sepertinya akan digelar hanya bersama “kelompok kecil keluarga dan teman.” Namun, saat ini dengan pandemi yang semakin meluas di seluruh dunia, pernikahan tersebut sepertinya akan mengikuti aturan baru dari Church of England, yaitu:

“Selama wabah coronavirus, jumlah orang yang menghadiri pernikahan di gereja harus dibatasi pada minimum lima hukum – yang terdiri dari pasangan yang bahagia, pendeta, dan dua saksi.”

Disadur dari Daily Mail pula, Beatrice dan Edoardo sepertinya mempertimbangkan untuk menggelar upacara dengan hanya dihadiri hakim serta dua orang saksi. Meski keduanya tetap berencana menggelar resepsi besar-besaran nanti.

“Teman-teman mengatakan pembatasan pada pertemuan besar, dan ketakutan akan dampak coronavirus pada generasi yang lebih tua, membuat keputusan itu tidak terhindarkan. Sekarang pasangan memutuskan apa yang akan mereka lakukan. Luar biasa, mereka menimbang kemungkinan pernikahan gaya ‘Elopement’ tertutup yang akan menampilkan hanya lima orang: pengantin wanita, pengantin pria, pendeta, dan dua saksi. Mereka kemudian akan mengadakan pesta untuk mengakhiri semua pihak beberapa bulan kemudian, ketika semuanya kembali normal.”

Walaupun serba tertunda dan terbatas, kita doakan semoga hubungannya tetap langgeng ya, Ladies.

 

 

Sumber: Cosmopolitan.com

Comments

Loading...