OUR NETWORK

Merinding! Viral Video Imam Tetap Salat Meski Diguncang Gempa Lombok

Merinding! Viral Video Imam Tetap Salat Meski diguncang Gempa Lombok-cover

Indonesia berduka, Minggu (5/8) kawasan Lombok dan sekitarnya diguncang gempa tektonik dengan kekuatan 7 Skala Richter (SR). Dilansir dari Kompas, per Rabu ini, korban meninggal mencapai 131 orang. Banyak hal yang disorot, salah satunya viral video seorang imam di Mushala As-Syuhada di Bali yang tetap meneruskan shalatanya meski diguncang gempa yang cukup lama. Bali, merupakan salah satu daerah yang turut merasakan gempa.

Terkait video yang viral, ini merupakan rekaman live Facebook dari akun Musholla As-Syuhada Blk.

Terlihat di dalam video, jamaah tengah menjalankan shalat dengan khusyuk. Namun tiba-tiba saja gempa bumi yang hebat terjadi dan mulai menggoyangkan masjid dan isinya. Namun, imam masjid tersebut tidak terganggu.

Baca juga: Sedang Liburan, Chrissy Teigen Rasakan Gempa Lombok

Meskipun ada beberapa jaamah yang kocar-kacir dan kabur lantaran digoyang gempa, sang imam tetap melanjutkan bacaanya sembari berpegangan pada dinding saat gempa terjadi. Tentu saja ini menarik perhatian banyak orang. Orang-orang yang melihatnya merinding. Nama imam masjid tersebut dilansir dari Tribunnews.com adalah Syekh Arafat Manhabi Al Yamani.

Namun berdasarkan keterangan dari para jamaah, Arafat tidak selalu menjadi imam di situ. Ia merupakan sosok imam yang dipilih lantaran memiliki bacaan Al-Quran yang begitu fasih dan ilmunya yang dalam. Sebenarnya. Arafat juga menolak dipublikasikan lantaran takut ibadahnya riya. Namun saat ini video tersebut sudah viral. Dan tidak sedikit netizen yang memberikan pujian kepada imam tersebut. Berikut videonya, jika kamu belum lihat.

Gempa di Lombok Berkekuatan 7 SR

Sebelumnya, gempa bumi yang cukup besar mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat. BMKG menyebutkan jika pemicu gempa adalah, “Dengan memperhatikan kondisi episenter, hiposenter, mekanisme sumbernya maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas patahan naik atau sesar naik Flores,” kata Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers di Kantor BMKG, Jln. Angkasa I, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (5/8).

Gempa itu terjadi sekitar pukul 18:46 dan pusat gempa berada di 18 Km Barat Laut Lombok NTB.

 

Sumber: Tribunnews, Detik, Foto cover: Tribunnews.com

Comments

Loading...