OUR NETWORK

Diduga Alami Serangan Jantung, Adik Louis Tomlinson, Felicite, Meninggal di Usia 18 Tahun

Diduga Alami Serangan Jantung, Adik Louis Tomlinson, Felicite, Meninggal di Usia 18 Tahun
Foto: MTV.com

Adik dari Louis Tomlinson, Felicite dikabarkan telah meninggal di usia 18 tahun. Kematiannya diduga disebabkan oleh serangan jantung. Berita duka ini datang dua tahun setelah kematian ibunya, Johannah, yang meninggal karena Leukemia pada 2016. Salah satu orang terdekat yang dikutip dari The Sun mengatakan, Louis tampak hancur dan kebingungan setelah kematian Felicite.

Remaja yang sudah memulai langkahnya menjadi fashion designer ini sebelumnya ditemukan pingsan di apartemennya yang berada di lantai empat Earls Court, London Barat, pada Rabu siang lalu. Tak selang lama dari kejadian tersebut, dua ambulans dari London Ambulance Service datang ke apartemen tersebut dengan paramedis berpengalaman dan seorang petugas medis.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Muda

“Kami menerima panggilan pada pukul 12.51 siang. Kami segera mengirimkan dua kru ambulans, seorang responden di dalam mobil, dan seorang paramedis ke tempat kejadian,” jelas pihak London Ambulance Service dikutip dari Metro.co.uk. Adapun pihak polisi setempat juga mengaku, pihaknya dipanggil oleh London Ambulance Service pada pukul 12.52 siang ke alamat tempat tinggal remaja.

Upaya resusitasi pun segera dilakukan pada Felicite atau dikenal dengan nama Fizzy. Namun, ia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Akan tetapi, ketika itu, penyebab kematian Fizzy dilaporkan sebagai sesuatu yang tidak dapat dijelaskan. “Sayangnya, terlepas dari upaya petugas medis kami, seseorang meninggal,” ucapnya.

Berdasarkan sumber terdekat dari keluarga Tomlinson yang dikutip dari TMZ, Fizzy tidak memiliki tanda-tanda penyakit tertentu. Mereka tahu bahwa Fizzy tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya. Situs web tersebut menduga, Fizzy tengah menderita sciatica, suatu bentuk sakit punggung ekstrem yang berasal dari saraf.

Di luar dugaan mengenai penyakitnya, Fizzy dikenal sebagai remaja perempuan yang sangat dicintai oleh Louis dan seluruh keluarganya. “Ia memiliki banyak teman dan merupakan orang yang positif dan bahagia. Ini (kematiannya) merupakan kehilangan besar dunia. Ia merupakan orang yang dicintai, peduli, ceria, penuh semangat, popular, dan seorang lady yang cantik,” jelas sumber tersebut.

Louis (27) dilaporkan tengah bekerja di London saat mendengar kabar mengenai kematian adiknya pada Rabu siang. Masih dalam suasana berduka sepeninggal ibunya, Louis merilis lagu Two of Us yang rencananya akan ia tampilkan pada hari Jumat. Lagu yang diakui Fizzy sebelumnya berhasil membuatnya menangis sekaligus membangun harapan baru, kini memberikan duka yang berlipat pada Louis.

Stay strong, Louis.

 

Sumber: Metro.co.uk

Comments