OUR NETWORK

Kentut Berbau Parah Saat Menjelang Menstruasi? Ini Alasannya

Kentut Berbau Parah Saat Menjelang Menstruasi? Ini Alasannya
Foto: healthline.com

Menjelang menstruasi setiap bulannya, perempuan akan menghadapi berbagai kesakitan yang luar biasa. Mulai dari kram perut, nyeri payudara, perut kembung, tidur yang tidak nyenyak, dan lainnya menjadi siksaan pra-menstruasi yang cukup menantang. Apalagi semuanya harus rutin dihadapi para perempuan. Dan di antara seluruh rasa sakit yang dirasakan, tak jarang perempuan mengalami perubahan aktivitas tubuh yang cukup mengganggu saat menjelang menstruasi. Salah satunya frekuensi kentut yang lebih sering dan memiliki bau yang parah. Apakah hal itu merupakan pertanda baik atau buruk pada tubuh kita, ya Ladies?

Baca juga: Alami Heavy Periods Saat Menstruasi, Normal atau Tidak?

Dilansir dari Hello Giggles, ada sebuah studi yang menarik nih, Ladies. Melalui sebuah studi tahun 2014 yang dilakukan para peneliti University of Manitoba, Kanada, diketahui bahwa ternyata sebanyak 73% perempuan yang disurvei mengalami setidaknya satu gejala gastrointestinal (GI) sebelum atau selama periode mereka. Salah satu diantaranya ditunjukkan dengan kentut.

Ketika masa ovulasi mendekat, kira-kira hari ke 13 atau 14 dari siklus menstruasi, kadar hormon progesteron mulai meningkat.

Ob-Gyn Texas, Heather Bartos, menyatakan, tahap ini ialah tahap persiapan kemungkinan kehamilan terjadi. Selama proses ini, progesteron dikenal berkontribusi pada “usus yang malas”. Hal ini, menurut Bartos, akan mengakibatkan terjadinya konstipasi, sendawa, dan mual pada pagi hari. Namun, jika kehamilan tidak terjadi dan tubuhnya mendapat menstruasi, maka yang terjadi ialah pintu GI terbuka.

Kentut Berbau Parah Saat Menjelang Menstruasi? Ini Alasannya
Foto: mirror.co.uk

“Ini berarti diare akan terjadi ketika menstruasi pertama kali dimulai,” ucapnya. Selama minggu PMS, “semuanya ditahan” oleh progesteron yang kemudian dikeluarkan secara sekaligus.

Selain itu, asisten professor Obstetrics, Gynecology, dan Reproductive Science di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York, Abbe Wain, menambahkan bahwa terdapat senyawa lain yang ikut berkontribusi terhadap aktivitas kentut menjelang menstruasi, yakni prostaglandin. Senyawa ini dilepaskan ketika menstruasi tiba, di mana, mereka mendorong lapisan rahim lepas dari tempatnya. “Prostaglandin menyebabkan kram saat menstruasi dan membuat otot lunak ‘lebih mudah bergerak’,” jelasnya. Hal ini mendorong proses kentut dan buang air besar dengan lebih cepat.

Senada dengan Wain, Gastroentorologist di Westmed Medical Group di Purchase, New York, Ana Tuyama, menambahkan bahwa pergerakkan otot polos yang lebih bebas dari biasanya menyebabkan rasa sakit yang dirasakan tubuh juga meningkat dari biasanya. Khususnya pada saluran pencernaan. “Dalam saluran pencernaan, prostaglandin dapat menyebabkan kontraksi pada otot polos. Ini dapat menyebabkan peningkatan rasa sakit pencernaan, distensi, dan terkadang diare,” ujar Tuyama. Ketika produksi prostaglandin meningkat, kembung pada perut dan kentut kemungkinan besar akan terjadi.

Kentut Berbau Parah Saat Menjelang Menstruasi? Ini Alasannya
Foto: rd.com

Akan tetapi, meski tubuh terasa berbeda dari biasanya, seperti lebih sering atau lebih berbau busuk, Tuyama menegaskan bahwa kentut yang dikeluarkan tidak berarti ada yang salah dengan kesehatan tubuh. “Bau gas biasanya merupakan hasil fermentasi bakteri dari makanan atau feses di usus besar,” jelas Tuyama.

Ia menambahkan, aktivitas bakteri usus melumat makanan yang dikonsumsi tubuh dan menghasilkan senyawa yang mengandung sulfur pada prosesnya ialah hal yang normal.

“Bau gas sering dikaitkan dengan mengonsumsi makanan kaya akan serat yang di antaranya termasuk pada makanan yang mengandung kadar sulfur yang tinggi,” ucapnya.

Baca juga: 5 Cara Alami Kurangi Kram Saat Menstruasi

Berbagai sayuran yang biasa dikonsumsi pada pola diet masuk ke dalam kategori ini dan ini diyakini bukanlah hal yang buruk. Jika kentut menjelang menstruasi ini benar-benar mengganggu, Bartos menyarankan untuk mengonsumsi makanan nabati dan mudah dicerna tubuh pada hari-hari menjelang menstruasi. “Menjadi lebih bersih selama diet akan mempengaruhi gas yang dihasilkan tubuh menjadi lebih baik. Makanan nabati cenderung bergerak lebih baik pada sistem tubuh dan kamu dapat merasa gejala ini akan hampir hilang dari tubuhmu,” jelasnya. Berbagai makanan yang mudah dicerna pun diyakini Bartos menjadi ide yang baik dikonsumsi sebelum waktu menstruasi.

Jika kamu masih ragu dengan jenis makanan yang harus dikonsumsi, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter ahli di rumah sakit terdekat. Tanyakan makanan apa saja yang baik untuk tubuhmu menjelang hari menstruasimu. Pasalnya, hal ini tidak hanya baik untuk menghilangkan kentut yang mengganggumu, tetapi juga mengurangi rasa sakit yang akan kamu hadapi saat menjelang dan waktu menstruasi nanti.

 

Sumber: Hellogiggles   Foto cover: healthline.com

Comments

Loading...