OUR NETWORK

7 Minyak Alami Ini Tidak Akan Menyumbat Pori-porimu

Khasiat dari Virgin Coconut Oil untuk kesehatan dan kecantikan tubuh memang sudah terbukti secara klinis. Namun perbedaan kondisi kulit ternyata membuat tidak semua orang dapat menikmati khasiat dari VCO ini. Apakah ladies pernah mengoleskan VCO ke wajah, dan ternyata malah membuat wajah ladies berjerawat dan berkomedo? Tenang saja. Itu bukan salah ladies.

VCO memang masuk ke kategori minyak comedogenic, atau mudah menyumbat pori-pori. Dari level 0-5, VCO nangkring cantik di level 4 sehingga memiliki kemungkinan besar untuk menyumbat pori-pori. Namun jika ladies sudah cocok dengan VCO, maka tidak perlu panik dan buru-buru menggantinya. Reaksi kulit setiap orang terhadap minyak alami akan berbeda-beda. Ladies dengan kondisi wajah berminyak tentu akan lebih sulit menoleransi rating comedogenic VCO ini. Berbeda dengan pemilik kulit kering dan normal yang justru akan merasakan manfaat melembapkan dan menghaluskan dari VCO.

Nah bagi yang belum menemukan kecocokan dengan VCO, berikut ini ada alternatif 7 minyak alami non-comedogenic yang tidak kan menyumbat pori-porimu.

1. Hemp seed oil (minyak biji rami)

hemp-oil-zlivingdotcom
Via zliving.com

Hemp seed oil terbuat dari biji tanaman ganja varietas Cannabis sativa. L yang sangat sedikit mengandung THC atau zat psikoaktif yang ada pada tanaman ganja. Bahkan, proses pembuatan minyak biji rami secara modern sejak tahun 1998 di Kanada dapat menurunkan kadar THC hingga 4mg/kg. Minyak biji rami duduk di level 0 comedogenic sehingga benar-benar tidak akan menyumbat pori-pori. Selain itu, minyak ini juga mengandung SPF 6 alami, tinggi omega 6 dan omega 3.

2. Argan oil (minyak argan)

argan-oil-culinaryarganoildotcom
Via culinaryarganoil.com

Minyak dari biji argan yang eksklusif tumbuh di Maroko ini pun memiliki level 0 comedogenic. Minyak argan mengandung SPF 30 alami, vitamin E, antioksidan tinggi, antijamur, triterpenoids, dan asam lemak esensial yang sangat bermanfaat bagi kulit. Bonusnya, minyak argan ini memiliki wangi yang harum. Namun ketahanan minyak argan ini cukup singkat, hanya 3-6 bulan jadi harus segera dihabiskan padahal harganya cukup mahal.

3. Shea butter

shea-butter-bettersheabutterdotcom
Via bettersheabutter.com

Shea butter adalah lemak berwarna putih atau gading yang diekstrak dari kacang pohon shea yang banyak tumbuh di padang rumput Afrika. Shea butter juga memiliki level 0 comedogenic sehingga dapat digunakan oleh pemilik wajah berminyak. Kandungan pada shea butter antara lain SPF 6-10 alami, vitamin E, antiradang (terutama untuk eksim, psoriasis, gigitan serangga, luka senjata tajam, dan luka bakar), dan kolagen.

4. Sunflower seed oil (minyak biji bunga matahari)

suflower-seed-oil-seedoilpressdotcom
Via seedoilpress.com

Minyak keempat yang memiliki level 0 comedogenic adalah sunflower seed oil. Minyak ini memiliki konsistensi yang ringan dan mirip dengan sebum manusia. Kandungan dalam sunflower seed oil antara lain asam lemak esensial, vitamin E, A, dan D yang berfungsi menyehatkan dan membuat kulit wajah bercahaya dan berseri, serta carotenoids yang mencegah kanker kulit.

5. Neem oil (minyak mimba, atau minyak intaran)

neem-oil-naturallivingideasdotcom
Via naturallivingideas.com

Neem oil didapatkan dari hasil pemerasan buah dan biji pohon neem, atau pohon margosa, atau pohon mimba. Minyak ini memang belum banyak dikenal, namun manfaatnya bagi kesehatan dan kecantikan tidak perlu diragukan lagi. Minyak mimba berada di level 1 comedogenic, maksudnya kemungkinannya sangat kecil untuk menyumbat pori-pori. Minyak mimba mengandung SPF 15 alami, antiseptik, antibakteri, antijamur yang efektif melawan jerawat dan ketombe.

6. Jojoba oil (minyak jojoba)

jojoba-oil-stylecrazedotcom
Via stylecraze.com

Jojoba oil adalah cairan lilin nabati yang berasal dari biji tanaman jojoba. Minyak jojoba memiliki level 2 comedogenic, artinya minyak ini menimbulkan jerawat tetapi kemungkinan besar adalah purging. Minyak jojoba mengandung SPF 4+ alami, antibakteri, dan antiradang sehingga menjadi holy grail dalam perawatan kulit berjerawat. Purging yang diakibatkan oleh minyak ini akan berakhir dalam beberapa minggu dan membuat pori-pori menjadi bersih serta meremajakan kulit. Minyak ini cocok bagi pemilik kulit berminyak karena dapat membantu menyeimbangkan produksi kulit di wajah.

7. Sweet almond oil (minyak almond manis)

sweet-almond-oil-naturallivingideasdotcom
Via naturallivingideas.com

Seperti jojoba oil, sweet almond oil juga berada di level 2 comedogenic. Minyak ini mengandung asam lemak tinggi, kalsium, potassium, magnesium, vitamin E, A, B1, B2, dan B6 sehingga sangat bisa digunakan oleh seluruh jenis kulit. Namun bagi yang memiliki alergi kacang, sebaiknya berhati-hati dan mengetesnya dulu di belakang telinga atau tangan sebelum memoleskan ke area lain.

So, mana yang ladies mau coba terlebih dulu?

Sumber: Bustle, Holistic Health Herbalist

Comments