OUR NETWORK

Merasakan Gejala Setelah Baca Informasi Virus Corona? Tenang, Mungkin Ini Penyebabnya!

Merasakan Gejala Setelah Baca Informasi Virus Corona? Tenang, Mungkin Ini Penyebabnya!
Foto: economictimes.com

Jumlah korban yang meninggal dan terserang virus corona memang cukup mengkhawatirkan. Setiap hari jumlahnya bertambah. Karena itulah perlu sekali membekali informasi yang cukup untuk membuat diri lebih hati-hati serta melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Namun, tidak jarang alih-alih merasa terbekali, seringkali seseorang merasakan cemas yang kian menjadi. Bahkan, seperti merasakan berbagai gejala setelah membaca informasi virus corona.

Bisa mengalami sesak nafas, batu-batuk, atau hal lainnya. Tentu saja ini juga menimbulkan kecemasan pada diri sendiri dan berpikir jika sudah terjangkit virus. Sensasi mengalami gejala tersebut terkadang membangkitkan kecemasan yang lebih parah dan membuat kamu ingin segera memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Waspadai Corona Virus dengan Melakukan Berbagai Pencegahan Berikut

Ternyata hal tersebut wajar saja terjadi. Thea Gallagher, Psy.D., seorang clinic director di Center of the Treatment and Study of Anxiety at the University of Pennsylvania’s Perelman School of Medicine, jadi lebih sering mendengar keluhan tersebut. Terutama saat COVID-19 menyerang seperti sekarang ini. Hal tersebut berkaitan dengan kecemasan yang bisa membuat orang mengalami kesulitan pernapasan, sakit di area dada, dan lain-lain.

Merasakan Gejala Setelah Baca Informasi Virus Corona? Tenang, Mungkin Ini Penyebabnya!
Foto: edinburghnews.scotsman.com

Hal tersebut juga didukung oleh penelitian di National Institute of Mental Health, kecemasan bisa menyebabkan berbagai seluruh gejala penyakit yang baru saja dibaca. Mulai Dari gelisah, kelelahan, mudah tersinggung, susah tidur, dan kesulitan dalam konsentrasi.

Dilansir dari Kompas.com, menurut dr. Andri yang memberikan informasi melalui akun Twitter-nya, fenomena sakit tersebut normal terjadi dan disebut dengan reaksi psikosomatis tubuh. Ia menjelaskan jika amygdala atau pusat kecemasan sekaligus memori menjadi terlalu aktif bekerja dan terkadang membuatnya tidak sanggup terlalu bekerja keras. Akibatnya hal tersebut terjadi dan kamu seperti merasakan gejala seperti yang baru saja kamu baca.  

Bagaimana Jika Itu Gejala Covid-19 Sungguhan?

Masih merasa jika gejala-gejala sakit yang dirasakan karena virus corona? Jika memang begitu, tanyakan kepada diri sendiri kapan gejala-gejala tersebut muncul. Biasanya jika hanya 15-20 menit saja hal tersebut berhubungan dengan kecemasan. Cara untuk meredakannya adalah menarik napas dalam-dalam.

Sementara bagi mereka yang positif corona biasanya sesak di dada tersebut berlangsung cukup lama, dan akan mendapatkan gejala tambahan seperti halnya demam tinggi, batuk kering, dan mirip terkena flu.

Supaya kecemasan ini tidak berlarut-larut ada beberapa hal yang perlu dilakukan.

  • Kurangi mencari informasi virus corona berlebihan.
  • Tarik nafas perlahan-lahan lima sampai 10 menit.
  • Cobalah untuk melakuan latihan relaksasi, bisa meditasi atau olahraga ringan.

Supaya lebih yakin lagi, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan kepada para ahli. Jika merasa sakit segera hubungi dokter. Saat ini jika tidak mendesak, kamu bisa memanfaatkan layanan konsultasi dokter secara online ya, Ladies. Kurangi kebiasaan sedikit-sedikit Googling karena memang terkadang informasi yang diberikan terlalu berlebihan untuk dicerna. Satu hal lagi, selalu lakukan pencegahan virus corona, di mana saja kamu berada.

 

Sumber: Prevention, Kompas

Comments

Loading...