OUR NETWORK

Kampanye CERAMAH: Cek Tekanan Darah di Rumah

Kampanye CERAMAH: Cek Tekanan Darah di Rumah

Belakangan ini kampanye untus memahami lebih jauh tentang hipertensi sedang banyak digalakkan. Nggak hanya menyerang usia tua, penyakit jantung dan kardiovaskuler juga menyerang orang-orang di usia produktif. Bahkan, menurut laporan dari BPJS tahun 2017, penyakit yang berkaitan langsung dengan hipertensi seperti gagal ginjal, stroke, dan penyakit jantung, semakin meningkat. FYI, sekitar 30% kematian di dunia disebabkan oleh kelainan kardiovaskuler.  

Kampanye CERAMAH: Cek Tekanan Darah di Rumah
dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, FAsCC – Pakar Hipertensi & Pendiri InaSH
Kampanye CERAMAH: Cek Tekanan Darah di Rumah
Dr. dr. Yuda Turana, SpS – Ketua InaSH

Salah satu cara untuk menjaga tekanan darah. Nggak harus ke klinik, mengukur tekanan darah juga bisa kamu lakukan di rumah, Ladies. Jika dilakukan dengan benar, rutin, dan menggunakan alat yang akurat, hasilnya bisa lebih baik jika dibandingkan dengan pengukuran di klinik. Kenapa? Salah satunya adalah karena kondisi klinis tekanan darah yang cenderung lebih tinggi di ruang kerja dokter. Sementara di rumah, tekanan darah cenderung lebih normal. Mungkin karena lebih rileks ya, Ladies.

Dr. dr. Yuda Turana, SpS, ketua InaSH (Indonesian Society of Hypertension) menjelaskan bahwa hipertensi meliputi semua tingkat pendidikan.

“Bahkan, sekitar 46% terjadi pada subjek tanpa pendidikan formal.” Dalam survey yang dilakukan InaSH juga ditemukan fakta menarik bahwa hampir 25% subjek hipertensi laki-laki tidak mengukur tekanan darah dalam satu tahun. Dan dari 61% yang telah terdiagnosis, hanya 30% yang meminum obat hipertensi.

Karena itu, pemeriksaan tekanan darah yang rutin dan benar ini penting. Supaya kita bisa tahu bagaimana variasi tekanan darah kita. Apalagi risiko penderita hipertensi yang mengalami kelainan kardiovaskuler menduduki peringkat teratas. Pada hari Kamis (22/2) ini rekan pers diperkenalkan dengan kampanye CERAMAH alias cek tekanan darah di rumah.

Kampanye CERAMAH: Cek Tekanan Darah di Rumah
dr. Rossana Barack, SpJP, FIHA – Ketua 12th Scientific Meeting of InaSH 2018
Kampanye CERAMAH: Cek Tekanan Darah di Rumah
dr. Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH – Wakil Ketua 1 InaSH

Dr. Yuda melanjutkan, “Dengan mengukur tekanan darah di rumah, selain didapatkan adanya rerata tekanan darah sebenarnya. Namun juga akan didapatkan informasi besarnya variasi tekanan darah. Misalnya saja 2 orang dengan hipertensi dengan rerata tekanan darah sama-sama 140/90. Tentulah yang saat pengukuran variasinya lebih besar akan berisiko terkena penyakit stroke, jantung dan ginjal. Sehingga penting, pada setiap individu dengan hipertensi untuk melakukan pengukuran sendiri tekanan darah di rumah. “

Selain faktor keturunan yang tidak bisa dihindari, faktor lain yang harus diperhatikan pasien hipertensi adalah konsumsi garam.

Dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, FAsCC, menjelaskan, “Konsumsi garam yang berlebih dapat menyebabkan kelebihan cairan dalam tubuh sehingga menambah beban kerja pembuluh darah. Garam yang dimaksud adalah garam Natrium seperti yang didapat dalam garam dapur, soda kue, baking powder, bahan pengawet makanan, dan Vetsin.” Penderita hipertensi disarankan untuk melakukan diet rendah garam, tergantung dari hipertensi yang dideritanya. “Jadi, dalam pencegahan penyakit jantung akibat hipertensi yang penting adalah kita harus tahu dulu berapa tekanan darah kita karena tekanan darah tinggi pada umumnya tidak menimbulkan gejala-gejala.”

Buat Ladies yang mau mencoba CERAMAH di rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Kamu bisa melakukannya di pagi hari (maksimal 1 jam setelah bangun), setelah buang air kecil, dan sebelum sarapan. Lakukan sambil duduk, tanpa melakukan kegiatan seperti olahraga. merokok, atau mengonsumsi alkohol 30 menit sebelumnya. Kamu juga dianjurkan untuk melakukan dua kali pengukuran dengan interval 1 menit. Untuk lebih jelasnya kamu bisa tanyakan juga panduannya ke dokter ya, Ladies. Kalau dilakukan rutin, hasil pengukurannya bisa menjadi rujukan yang lebih akurat, walaupun pengukuran di klinik juga sama pentingnya.

So, untuk mencegah hipertensi kamu bisa mengurangi konsumsi garam, memulai gaya hidup sehat, mengonsumsi buah dan sayur, dan nggak lupa melakukan CERAMAH secara rutin.

Comments