OUR NETWORK

Apa Itu Retinaldehyde?

Apa Itu Retinaldehyde?
Foto: beautyvice.com

Sebagaimana yang telah diketahui selama ini, dalam dunia per-skincare-an, retinoid telah menjadi holy grail bagi sebagian masyarakat untuk mengatasi masalah kulit tertentu. Efeknya pun terbilang cukup kuat. Tapi percayakah, Ladies, ternyata ada bentuk vitamin A lain yang dinilai lebih kuat dari retinol, diantaranya retinaldehyde. Bahan ini dianggap lebih kuat sebanyak 20 kali lipat dibandingkan retinol. Hal ini dikarenakan kedekatan bahan ini dengan asam retinoat. Meski hingga kini penggunaan bahan ini masih jarang ditemukan di produk skincare yang ada di pasaran, kemampuan bahan ini dikenal ampuh untuk melawan photoaging, loh!

“Pada kulit manusia, retinaldehyde adalah precursor asam retinoat yang dibentuk sebagai metabolit perantara dalam transformasi retinol menjadi asam retinoat. Jadi, karena retinaldehyda dimetabolisme menjadi asam retinoat di kulit manusia, retinaldehida dapat bermanfaat dalam pengobatan photoaging,” jelas Dokter Kulit Dallas, Flora Kim.

Dalam hal ini, menurutnya, asam retinoat dapat membantu mengatasi bintik-bintik coklat dan pigmen, menghaluskan garis-garis halus yang muncul, meningkatkan produksi kolagen, menghaluskan dan melembutkan tekstur kulit, mengecilkan pori-pori, serta memaksimalkan efisiensi pergantian sel kulit. Senada dengan Kim, menurut Hollywood facialist, Candace Marino, retinaldehyde juga dinilai dapat meningkatkan kekencangan dan elastisitas kulit. “Ia juga dapat memberikan dermis yang lebih tebal dan mengurangi jerawat serta mengatasi pori-pori yang tersumbat,” ucap Marino.

Apa Itu Retinaldehyde?
Foto: healthline.com

Akan tetapi, karena kemampuannya yang kuat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengaplikasikannya. Pertama ialah waktu pemakaian. Pada sebagian orang, retinaldehyde mungkin berfungsi ketika diaplikasikan pada siang hari, sementara sebagian besar jenis kulit memperoleh banyak manfaat dari bahan ini saat mengenakannya pada malam hari. Sedangkan, para ahli dalam poin ini merekomendasikan untuk mengaplikasikannya pada malam hari.

Baca juga: Ladies, Pahami Aturan Ini Sebelum Menggunakan Retinol

Hal kedua yang perlu diperhatikan ialah frekuensi pemakaian. Umumnya, vitamin A digunakan sebanyak sekali dalam sehari. Namun, menurut Marino, untuk kamu yang telah melalui fase rutin dan memiliki kulit yang tidak lagi sensitif sebagaimana pada pemakaian pertama, kamu boleh mengenakan bahan ini dua kali sehari. Ketiga, jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen dengan SPF yang tepat ya, Ladies, karena retinol akan membuat kulitmu lebih sensitif terhadap UV lebih dari biasanya.

Lalu, tidak seperti retinol biasanya, retinaldehide dapat dikenakan bersamaan dengan produk skincare lain, loh!

Apalagi ketika dipadukan dengan serum antioksidan, ia akan bekerja dengan sangat baik sebagai skincare pagi hari. Begitu pula ketika digabungkan dengan vitamin C, keduanya saling mendukung. Ketika vitamin C bekerja dalam memproduksi kolagen, retinoid kemudian membantu merangsang kolagen.

Apa Itu Retinaldehyde?
Foto: freepik.com

Dengan manfaatnya yang baik bagi kulit, kedua ahli menilai, retinaldehyde dapat digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk pemilik kulit sensitif. Pasalnya, kemampuan bahan ini juga sangat baik bagi kulit sensitif. Oleh karena itu, yang perlu diperhatikan pemilik kulit sensitif ialah ketelitian dalam frekuensi pemakaiannya. Menurut keduanya, untuk tetap mendapat manfaat dari bahan ini, pemilik kulit sensitif dapat mengaplikasikannya dalam ukuran kecil sekitar sekali seminggu.

“Bagi mereka yang sangat sensitif, tidak masalah untuk tetap menggunakan versi molekul vitamin A yang lebih lemah, satu-satunya perbedaan yang terlihat nantinya ialah keaktifan bahan ini akan lebih lambat dibandingkan pada kulit normal,” jelas Kim.

Tapi, hal ini tidak berlaku bagi kamu yang sedang hamil atau menyusui. Kamu perlu berkonsultasi dahulu dengan dokter kulitmu. Apakah retinaldehide akan mengganggu perkembangan kesehatan janin dan tubuhmu atau tidak. Tentunya, kamu tidak ingin hal yang tidak diinginkan terjadi, bukan? Sementara untuk kamu yang tidak sedang hamil atau menyusui, tidak ada salahnya mencoba mengganti retinolmu dengan retinaldehyde sekarang, yuk. Selamat mencoba, Ladies!

 

 

Sumber: The Zoe Report

Comments

Loading...