OUR NETWORK
Geomedia - JFK 2022

Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah yang Diklaim Paling Aman

Teknologi pengenalan wajah semakin sering digunakan di berbagai platform dan aplikasi. Harus diakui, sistem keamanan berbasis mengenali struktur muka penggunanya tersebut memang terbukti aman dan sulit diretas.

Pada dasarnya teknik mengunci menggunakan jari juga cukup aman, hanya saja mudah sekali ditiru. Sementara pada sistem keamanan ini, robot menggunakan biometrik sebagai landasan untuk menggerakan kunci apakah harus dibuka atau ditutup.

Walaupun sudah dibuat sama persis, biasanya penggunaan biometrik lebih sulit untuk ditiru. Tidak heran bila saat ini semakin banyak pengguna memanfaatkannya, terutama bagi bank yang memang rentan sekali dibobol.

Memahami teknologi pengenalan wajah

Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah yang Diklaim Paling Aman
Sumber: inet.detik.com

Bagi kamu yang masih belum mengerti face recognition ini, cobalah sekarang masuk ke akun e-commerce kemudian, klik logout lalu masuk dengan nomor handphoe yang berbeda. Pasti salah satu syarat agar dapat digunakan adalah lolos biometrik pengenalan wajah.

Menariknya, satu aksesoris saja dapat terpengaruh, artinya saat kamu mendaftar tidak menggunakan kaca mata, kemudian saat masuk memakainya. Sitem akan secara otomatis menolaknya.

Seperti itulah teknologi pengenalan wajah yang memang harus detail sekali. Jika, belum berhasil lakukan evaluasi dan coba lagi sampai AI mampu membaca bahwa pengguna yang akan masuk ke perangkat itu adalah kamu.

Harus diakui face recognition seperti ini memang banyak manfaatnya. Salah satunya, petugas bisa menghemat kertas jadi lebih ramah terhadap lingkungan. Tidak heran bila semua industri mulai belajar menggunakannya.

Baca juga: 5 Teknologi Anti Sentuh Terbaru untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental

Cara kerja face recognition

Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah yang Diklaim Paling Aman
Sumber: tek.id

Cara kerjanya memang cukup rumit, di mana AI yang tersematkan di kamera akan menganalisa bagaimana struktur wajah kamu. Maka dari itu, harus menghadap lurus ke kamera dan jangan goyang sama sekali.

Usahakan seluruh bagian wajahnya terdeteksi dengan sempurna. Setelah itu, robot di dalamnya akan memulai menganalisa bagaimana pola dari muka tersebut. Kemudian akan disimpan di dalam memori.

Dari sini, semua perangkat sudah mulai terkunci aktif, siapa saja akan kesulitan membukanya karena, robot sudah mengenali pemilik akun tersebut, jadi, mereka akan kesulitan untuk membukanya secara langsung.

Selanjutnya, struktur muka itu akan diubah menjadi faceprint atau data. Agar tidak tertukar dengan orang lain, mereka sudah menandainya dengan berbagai macam numerik, sehingga kemungkinan salah dengan orang lain sangat kecil.

Selanjutnya, data ini akan tersimpan di dalam database yang jumlahnya tidak terhingga. Agar bisa tersimpan dan saat digunakan robot mengenali wajah kamu, face print akan dibandingkan dulu dengan lainnya, baru proses penyimpanan dilakukan.

Bagaimana cukup rumit bukan? Tidak heran bila sistem keamanan ini terasa lebih bagus dibandingkan finger print. Kecuali kalau hacker mampu mencuri face print dari data base, tetapi kemungkinannya sangat kecil.

Faktor yang membuat face recognition tidak berhasil

Mengenal Teknologi Pengenalan Wajah yang Diklaim Paling Aman
Sumber: kumparan.com

Teknologi pengenalan wajah ini sangat sensitif maka dari itu, saat proses pengenalan berlangsung harus hafal dulu. Misalnya, saat melakukannya memakai kaca mata kecil maka, pakai aksesoris yang sama.

Kalau berbeda bisa saja sistem AI tidak akan mengenalinya. Faktor berikutnya adalah cahaya, jangan sampai terlalu gelap dan terang, sehingga software sulit untuk membacanya. Terakhir adalah resolusi kamera jangan terlalu rendah. Perhatikan beberapa faktor tersebut sebelum kamu melakukan pengenalan wajah ke dalam sistem.

Harus diakui bahwa face recognition ini seperti sangat rumit dan membutuhkan waktu banyak, tetapi inilah bagian dari sebuah keamanan tingkat tinggi. Bagi hacker atau para pencuri pasti akan kesulitan menemukan struktur wajah yang tepat.

Setidaknya mereka butuh minimal 1 minggu agar bisa mempelajari struktur wajah seseorang secara sempurna. Walaupun sudah aman, kamu tetap tidak boleh lengah karena, masih ada celah terbuka bisa dimanfaatkan, jadi harap hati-hati!

Teknologi pengenalan wajah memang ramai dipergunakan, bukan hanya pada sistem aplikasi saja, melainkan absensi karyawan juga sudah memakainya. Kalau kamu bagaimana, lebih nyaman dengan pin atau face recognition.

Must Read

Related Articles