OUR NETWORK

Gelar Bike To Care, Acara SOS Children’s Villages Diikuti 1.100 Pesepeda

Gelar Bike To Care, Acara SOS Children’s Villages Diikuti 1.100 Pesepeda

Saat pemerintah memberlakukan kebijakan lebih banyak melakukan kegiatan di rumah saat pandemi corona melanda, banyak hobi-hobi yang ngetren. Mulai dari berkebun, memasak, sampai dengan yang cukup hits di banyak kalangan adalah bersepeda. Apalagi saat New Normal, orang-orang mengeluarkan sepedanya untuk menyehatkan diri sembari mengikuti tren yang sedang berkembang.

Selain itu saat pandemi Covid-19 melanda, tidak hanya bersepeda saja yang booming, sistem pembelajaran jarak jauh secara daring pun juga tidak kalah diperbincangkan. Anak-anak dibiasakan untuk belajar secara online. Namun, pembelajaran dengan cara ini pun tidak luput dari berbagai kendala, karena masih terbatasnya fasilitas, baik itu jaringan listrik atau internet.

Hampir semua anak-anak Indonesia pun, bahkan dunia juga ‘terpaksa’ belajar secara jarak jauh. Bahkan anak-anak yang berada di dampingan SOS Children pun juga mengalami tantangan yang kurang lebih sama.

Nah, melihat dua fenomena yang sedang banyak dilakukan tersebut, SOS Children menggabungkan keduanya. Bersepeda dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan daring yang layak. Nah, kegiatan tersebut dinamakan dengan Bike To Care yang tahun ini diselenggarakan secara online.

Sebagai informasi, Bike To Care ini merupakan bentuk dari elevasi dari kegiatan olahraga sosial yang sudah diselenggarakan secara rutin dan dalam jumlah yang besar ole SOS Children’s Villages Indonesia, yakni Run To Care. Acara yang sangat menarik dan sarat akan misi sosial ini sudah dibuka pendaftarannya mulai tanggal 5 September. Pendaftaran tutup pada 1 November 2020, saat kuota sudah terisi penuh.

Gelar Bike To Care, Acara SOS Children’s Villages Diikuti 1.100 Pesepeda

Dari rentang waktu pendaftaran tersebut sebanyak 1.100 peserta turut bergabung dan bersepeda secara virtual sejauh 300 kilometer selama 1,5 bulan guna mendukung pendidikan anak-anak di bawah asuhan SOS Children’s Villages Indonesia. Bahkan guna mendukung anak-anak tersebut, ribuan pesepeda tersebut menempuh jarak tidak hanya 300 kilometer saja melainkan menyentuh angka ribuan kilometer.

Baca juga: Gedung Parkir Sepeda di Belanda Ini Canggih, Tak Kalah dari Parkiran Mobil 

Acara sepeda daring ini dilakukan pada 12 Oktober hingga 22 November 2020. Dan total yang diraih oleh para pesepeda ini adala 500.000 kilometer. Dan tidak hanya mendonasikan jarak itu saja, namun para pesepeda juga memberikan tambahan dana melalui biaya pendaftaran Bike To Care.

Gelar Bike To Care, Acara SOS Children’s Villages Diikuti 1.100 Pesepeda

Gregor Hadi Nitihardjo, National Director, SOS Children’s Villages Indonesia menyebutkan jika Bike To Care itu membantu 5.500 di bawah asuhan SOS Children’s Indonesia, selain itu ia juga terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung anak-anak tersebut. 

“Berkat ribuan pesepeda Bike to Care, sekarang ada lebih banyak anak yang punya kesempatan sama untuk dapat belajar daring seperti anak-anak lainnya. Kami terus-menerus mengajak seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, untuk bersama-sama mendukung pemenuhan hak anak atas pendidikan, khususnya di masa-masa sulit seperti ini,” papar Gregor Hadi.

Gelar Bike To Care, Acara SOS Children’s Villages Diikuti 1.100 Pesepeda

Selain itu Ketua Bike2Work, Poetoet Soedarjanto pun juga mengikuti acara tersebut. Bagi kamu yang kurang familiar dengan Bike2Work, ini merupakan salah satu komunitas sepeda di Tanah Air yang menggaungkan naik sepeda ke tempat kerja yang anggotanya datang dari seluruh penjuru Nusantara.

“Pada dasarnya tujuan Bike2Work adalah bersepeda untuk Indonesia. Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial seperti Bike to Care yang dapat menjadikan kegiatan bersepeda menjadi lebih bermakna. Dengan visi yang sama, tentunya Indonesia butuh generasi penerus bangsa yang berkualitas dan hebat. Itu semua hanya bisa dicapai dengan pendidikan yang tepat dan berkualitas. Untuk itu, saya tidak pikir panjang untuk ikut Bike to Care,” ujar Poetoet Soedarjanto, Ketua Bike2Work Indonesia.

Banyak juga sosok-sosok yang turut bergabung dalam bersepeda dalam misi amal tersebut. Acara Bike to Work ditutup secara virtual pada Minggu, 22 November 2020.

Comments

Loading...