OUR NETWORK
Geomedia - JFK 2022

Apa Bedanya Puisi dan Prosa?

Bagi yang selama ini gemar dengan dunia sastra pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya puisi dan prosa. Keduanya merupakan bagian dari sastra dan sangat mudah untuk ditemukan, bisa secara online atau sudah dicetak dalam bentuk buku.

Puisi dan prosa memang sama-sama bagian dari seni, namun tidak sama. Karena sampai saat ini masih banyak orang yang bingung untuk membedakannya. Bahkan menganggap keduanya tidak punya perbedaan. Supaya lebih paham, yuk ikuti ulasan di bawah ini untuk mengetahui karakteristik dari puisi dan juga prosa.

Puisi

Mari terlebih dahulu bahas tentang puisi. Apa yang kamu bayangkan saat pertama kali mendengar kata-kata ‘puisi’? Pastilah rangkaian kata yang indah, dengan bait-bait merdu penuh makna. Dan memang benar, definisi dari puisi sendiri adalah rangkaian kata yang membangkitkan perasaan imajinatif, terdapat sajak dan juga ritme. Komponen pembangun dari puisi antara lain garis, bait, sajak dan lainnya.

Jenis puisi sendiri ada banyak, mulai dari balada, elegi, romance, ode, himne, satire, sampai dengan epigram.

Prosa

Sementara prosa sendiri bisa dibilang merupakan karya sastra yang tidak memiliki rima atau bunyi berulang di akhir baris. Jika puisi menggunakan bahasa yang seringkali artistik, prosa biasanya menggunakan pilihan kata-kata yang digunakan sehari-hari.

Tulisan-tulisan prosa ini bisa digunakan untuk memaparkan ide, fakta, atau jua gagasan. Jika menurut era, ada dua jenis prosa yakni lama dan baru. Namun, menurut kegunaannya, ada empat jenis prosa. Yaitu, naratif, deskriptif, eksposisi, dan juga argumentatif.

Ringkasan Perbedaan Puisi dan Prosa

Jika masih bingung, mari jabarkan satu persatu dengan bahasa yang lebih mudah dan pendek,

Puisi biasanya merupakan kesatuan baris, bait, atau sajak yang bermakna konotasi atau makna tambahan. Sementara prosa pada umumnya memiliki makna denotasi atau makna yang sebenarnya.

Baca juga: Selasa Bahasa: Bedanya Bahasa Inggris USA, UK, Australia, dan Singlish 

Selain itu, untuk puisi bahasa yang digunakan bersifat artistik atau memiliki diksi-diksi yang cantik. Sementara untuk prosa kebanyakan menggunakan bahasa yang digunakan sehari-hari.

Ditambah lagi, puisi terikat dengan namanya majas dan juga rima dan berbentuk bait-bait. Sementara prosa tidak, malahan kesatuannya memiliki bentuk paragraf paragraf. Karena itulah, prosa ada di banyak ‘kesempatan’.

Perbedaan lainnya, seringkali tujuan prosa adalah menyampaikan informasi tertentu secara rinci. Sementara puisi seringkali meminta pembaca mengartikan puisi sesuai dengan perasaan atau pengalaman dari si pembuat.

 

Sumber: medium/@heratanra, brainly, kumparan, ruangguru

Must Read

Related Articles