Hi, donut lovers! Kue manis berbentuk bulat dengan lubang di bagian tengahnya ini memang punya banyak penggemar di seluruh penjuru dunia. Salah satu waralaba penyedia donat kenamaan tingkat dunia Dunkin’ Donuts rupanya dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengubah namanya menjadi Dunkin’. Bukan hanya itu, niat dari pemilik franchise donat tersebut untuk berganti nama akan segera direalisasikan.

Akan diawali dari sebuah gerai yang akan dibukanya sekitar bulan Agustus ini, pihak Dunkin’ Donuts memilih California sebagai lokasi pertama yang akan menyandang nama barunya.

Setelah beberapa bulan, Dunkin’ akan membuka gerai lainnya dengan menggunakan nama Dunkin’. Dunkin’ Brands selaku pemilik Dunkin’ Donuts menyebutkan bahwa tahun depan semua franchise yang tersebar di seluruh dunia harus menghapus kata kedua pada brand mereka.   

Bukan hanya pada kemasan produk, perubahan tersebut dilakukan secara total mencakup plang nama hingga nama brand dalam iklan yang sudah mereka buat. Keputusan untuk mengubah ini dilatarbelakangi karena Dunkin’ sedang berusaha membangun citra baru di kalangan masyarakat luas.

“Uji coba ini bersesuaian dengan rencana perusahaan untuk mengembangkan citra perusahaan yang baru. Kami tidak akan mengambil keputusan soal merk kami hingga paruh kedua 2018 ketika kami mengeluarkan citra baru toko kami.” Begitu penjelasan dari Dunkin’ Brands.

Dunkin’ Donuts ingin mengubah citranya sebagai franchise penyedia donat dengan varian topping menjadi produsen minuman terutama kopi, mengingat pamor kopi sedang naik daun beberapa waktu ini. Pihak perusahaan memang telah ‘bergerak’ ke pasar produsen kopi. Sebagai bukti kedekatannya, Dunkin’ Brands mengeluarkan produk frozen iced coffee.

Menurut data yang terekam di IBIS World, Amerika Serikat, Dunkin’ Donuts memegang pasar hingga 62,1%. Kurang lebih 380 hingga 450 franchise baru akan dibuka tercatat hingga tahun ini. Nama Dunkin’ Donuts sendiri sudah melekat di telinga masyarakat sejak 1950. What do you think of their new name?

Sumber: Refinery29, Foto cover: bizjournals

Komentar Kamu