Sepertinya sudah menjadi tradisi saat bulan Ramadan pasti akan dibarengi dengan undangan buka bersama atau ada yang menyingkatnya dengan ‘bukber’ atau ‘buber’. Undangan-undagan untuk bukber ini biasanya datang saat pertengahan atau akhir-akhir bulan puasa. Tidak bisa dipungkiri saat puasa sudah mencapai pertengahan mereka yang merantau, buat kuliah ataupun juga kerja, akan balik kampung. Dan ini momen yang tepat untuk ajang silaturahmi.

Tapi tentu saja tidak semua orang suka dengan acara-acara seperti bukber ini. Nah, bagi kamu yang ingin nolak acara bukber tapi tidak ingin menyakiti hati si pengundang, ada beberapa tips yang bisa dilakukan lho. Check this out, Ladies.

1. Jangan Langsung Menolak, Pertimbangkan Sebentar

Foto: shutterstock.com

Seperti yang sudah dibilang sebelumnya, bukber ini merupakan momen yang datangnya saat bulan Ramadan saja. Kecuali mungkin kamu janjian puasa sunnah bareng, jadi bisa bukber juga di bulan lain. Hehe. Jadi, kalau kamu sebenarnya memang pingin dateng ya terima saja undangannya. Pikir dengan matang, kamu nggak akan ketemu lagi dengan teman-teman, misalnya teman SD, SMP, dan lain sebagainya. Minta waktu untuk berpikir sama si pengundang ya. Nah, saat mendekati hari H, jangan lupa untuk memberi tahu apakah kamu memutuskan untuk ikut atau tidak.

2. Balas Menggunakan Media yang Sama

Saat ini banyak sekali media sosial yang digunakan untuk mengundang kamu buat ikut buber. Bisa undangan di grup WhatsApp, Facebook, ataupun juga japri (jaringan pribadi). Usahakan untuk membalas undangan itu di media yang sama. Jelaskan secara singkat, padat, dan jelas alasan kamu tidak bisa datang. Tak perlu bertele-tele ya apalagi bohong nanti kalau ketahuan malu lho. Buber kan niatnya buat mempererat tali silaturahmi, jangan sampai kebohonganmu memutuskannya.

3. Gunakan Kata Maaf

Foto: phrasemix.com

Jika kamu diundang secara pribadi dan memang benar-benar memutuskan untuk tak hadir, gunakan kata ‘maaf’ saat menolaknya. Jujur dari awal jika memang tidak bisa datang, dan awali dengan menggunakan kata ‘maaf’. Dengan begini si pengundang akan merasa dihargai meski undangannya tidak diterima. Mungkin mereka akan kesal sementara karena kamu menolak buat hadir saat bukber, tapi tenang saja tidak akan lama kok, saat lebaran pasti mereka akan lupa.

4. Tetap Stay Cool Meski Teman-Teman BT

Tidak jarang ya, saat kita mengatakan enggan untuk datang si pengundang malah marah-marah dan bad mood alias BT, kan jadi pengen ikut sebel. Tapi usahakan untuk tetap merendah dan stay cool agar hubungan pertemanan yang sudah kamu jalin beberapa tahun tidak bubar gara-gara menolak ajakan buber, kan konyol. Kadang emang kita ikut buber bukan karena benar-benar kepingin tapi nggak enak nolak undangannya. Dan alhasil di sana kamu nanti malah nggak menikmati.

5. Ajukan Hari Lain

Agar teman-teman tidak merasa kamu enggan untuk bertemu dengan mereka, kamu bisa mengajukan hari lain. Misalnya saja ketemuan saat lebaran sambil bermaaf-maafan atau hari lainnya. Dengan begini, masih terlihat usaha di diri kamu untuk bertemu dengan teman-teman yang sudah lama tak jumpa. Mereka juga akan memaklumi ketidakhadiranmu dalam bukber.

Jangan asal menolak saat diajak buber sama teman-teman ya Ladies, ada tata cara agar tetap sopan dan elegan seperti yang sudah dijelaskan di atas. Give it a try, Ladies.

Sumber: papasemar, Foto cover: nautilusplus.com

Komentar Kamu
Loading...